Bupati Sleman, Harda Kiswaya, sempat menemui pemilik PSS Sleman, Agus Projosasmito. Keduanya membahas komitmen pengelolaan PSS hingga rencana pembangunan training center PSS di Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman.
"Beberapa tahun beliau berkiprah di PSS baru kali ini bisa bertemu. Saya sangat bersyukur karena saya tahu persis komitmen Pak Agus Projo untuk PSS. Yang selama ini kita semuanya baru menduga-duga, kabar-kabari dan sebagainya karena kita belum pernah ketemu," kata Harda saat ditemui di Kantor Bupati Sleman, Tridadi, Sleman, Minggu (14/6/2026).
Pertemuan itu digelar pada Jumat (12/6) lalu. Pertemuan keduanya digelar di salah satu kantor pertambangan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Harda, Agus mengaku tidak memiliki latar belakang sepakbola. Namun, kecintaannya terhadap sepakbola dan sejarah PSS membuatnya bersedia mengelola klub kebanggaan masyarakat Sleman tersebut.
"Beliau buta sepakbola, hanya karena kecintaan sepakbola dan kecintaan pada PSS karena sejarahnya, sehingga beliau kersa mengelola PSS," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Harda juga mengungkap adanya rencana pembangunan training center PSS dan bisa digunakan untuk masyarakat. Lokasi yang disiapkan berada di Bimomartani dengan luas sekitar 12 hektare.
"Bahkan sampai akan mendirikan semacam satu pusat olahraga untuk latihan, untuk apa pun, bahkan daerah bisa untuk nanti ikut nimbrung di situ. Di Bimomartani, mudah-mudahan nanti bisa terwujud," katanya.
"Kami pemerintah daerah menyediakan lahan, alhamdulillah sudah kami urus sampai ke kementerian. Mudah-mudahan dimudahkan. Sekitar 12 hektare," jelasnya.
Lebih lanjut, Harda mengaku realisasi pembangunan training center akan dilakukan secepatnya.
"Kalau daerah bisa menyelesaikan tanah itu secepatnya, secepat dibangun. Jangan pernah ragukan duitnya Pak Agus Projo," pungkasnya.
(spu/ams)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya