PSIM Jogja masih kesulitan meraih kemenangan di putaran kedua Super League 2025/2026. Laskar Mataram bahkan tercatat sebagai tim dengan jumlah seri terbanyak hingga pekan ini.
Hingga pekan ke-27, PSIM mencatatkan total 9 kemenangan, 11 imbang, serta 7 kekalahan. Torehan hasil imbang tersebut menjadi yang terbanyak dari tim-tim lainnya di Super League musim ini.
Berstatus sebagai tim promosi, performa PSIM sempat mengejutkan pada putaran pertama. Laskar Mataram mencatatkan delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan, bahkan sempat menembus lima besar klasemen.
Namun, memasuki putaran kedua, performa Ze Valente dan kolega menurun. Dari 10 laga yang dijalani, PSIM hanya meraih satu kemenangan, lima imbang, dan empat kekalahan. Saat ini, mereka berada di posisi kesembilan dengan koleksi 38 poin.
Capaian di putaran kedua yang tak seimpresif di putaran pertama membuat pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mewanti-wanti anak asuhnya. Ia meminta penggawa tetap waspada karena PSIM belum berada di posisi aman.
"Saya tidak berpikir tim saya kekurangan motivasi, karena kami masih belum aman. Poin yang bisa didapat lawan masih memungkinkan mereka menyamai jumlah poin kami," ujar Van Gastel kepada wartawan, Senin (13/4/2026).
"Jadi kami masih belum aman, dan kami menyadari itu. Jadi, tim saya jelas tidak kekurangan motivasi," tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno, mengaku masih optimistis dengan skuad yang ada. Ia yakin Laskar Mataram mampu bertahan di kasta tertinggi di akhir musim nanti.
"Kondisi skuad kami memang belum penuh. Ada pemain yang terkena kartu merah, ada juga yang cedera. Saya percaya dengan skuad ini, melihat permainannya, saya cukup tenang," tegasnya.
Simak Video "Video Ratusan Ketua DPRD se-Indonesia Ikut Retret di Akmil Magelang"
(afn/alg)