PSS Sleman memberi libur lima hari kepada timnya saat Hari Raya Idul Fitri 2026. Meski libur, pemain tetap diberikan program khusus untuk menjaga kebugaran secara mandiri.
Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra, menyampaikan libur tim akan dimulai pada Rabu hingga Minggu, 17-22 Maret 2026. Sementara latihan rutin akan kembali dimulai pada Senin (23/3) sore.
"Kita punya waktu lima hari (libur). Besok (Selasa) kita masih latihan pagi, setelah itu libur selama lima hari," ujar Huistra saat dijumpai di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Senin (16/3/2026).
Menurut Huistra, menjaga kondisi fisik pemain sangat penting di tengah libur kompetisi. Staf pelatih akan memberikan rekomendasi latihan yang harus dijalani pemain meski tidak bersama tim.
"Tentu saja, kami selalu memberikan rekomendasi kepada pemain tentang apa yang harus dilakukan. Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap bergerak, terutama di periode musim yang penting seperti sekarang," ungkapnya.
"Sangat penting bagi semua orang untuk tetap bugar. Hari ini pun meski hujan, dan kami tidak bisa bermain bola, kami tetap melakukan latihan lari agar tubuh tetap aktif dan semua pemain dalam kondisi yang baik," lanjutnya.
Selain itu, Huistra juga mengungkapkan kondisi terkini beberapa pemain yang dibekap cedera.
"Cleberson sedang absen. Mofu sudah hampir kembali normal, tapi karena hari ini hujan, kami tidak mau mengambil risiko," katanya.
"Dan Ferrel, tentu saja saya baru saja bicara dengannya, dia baru selesai operasi. Sekarang dia sedang dalam jalan panjang menuju pemulihan. Jadi kami harus memotivasi dan mendorongnya agar dia bisa kembali lebih kuat," pungkas eks juru taktik Borneo FC itu.
Simak Video "Video: Bus Persela Lamongan Dilempari Batu Usai Lawan PSS Sleman"
(ams/alg)