PSS Sleman pulang dengan tiga poin usai mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 1-0. Hasil ini mengokohkan posisi PSS di puncak klasemen Grup Timur dengan 45 poin.
Laga Persela Lamongan vs PSS Sleman dihelat di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) malam. Gol semata wayang di laga ini dicetak bomber PSS, Irvan Mofu, pada menit ke-8.
Pelatih PSS, Ansyari Lubis, bersyukur atas raihan poin penuh di laga ini. Namun, ia mengaku tak sepenuhnya puas dengan penampilan tim.
"Yang pertama, kita bersyukur atas kemenangan pada malam hari ini. Tetapi, masih banyak catatan-catatan yang akan kita evaluasi karena ketika kita unggul cepat, kita juga banyak ditekan sama Lamongan. Ini yang harus jadi catatan kita," ujar Ansyari saat jumpa pers usai laga, Minggu (1/3).
Ansyari menegaskan evaluasi menyeluruh tetap akan dilakukan. Menurutnya, persaingan bakal semakin ketat karena tim-tim lain memiliki kualitas yang tidak boleh dipandang sebelah mata.
"Ke depannya tetap ada evaluasi yang menyeluruh buat tim karena pertandingan-pertandingan akan banyak yang saya kira pasti lebih menarik lagi dan pasti juga kita akan banyak ketemu dengan lawan-lawan yang punya kualitas yang bagus," jelasnya.
Selain itu, Ansyari juga mengungkapkan kunci kemenangan PSS kali ini adalah gol cepat Irfan Movu. Ia mengatakan gol awal tersebut memang menjadi bagian dari strategi tim.
"Iya, itu salah satu taktik kita juga ya. Karena ketika kita bisa membuat satu gol, itu kepercayaan diri pemain juga pasti akan meningkat," ungkapnya.
Di sisi lain, striker PSS, Irfan Movu, juga mengungkapkan kemenangan ini cukup berarti bagi timnya. Sebab, PSS tak pernah menang saat menghadapi Persela di putaran-putaran sebelumnya.
"Yang kita tahu PSS kalau ketemu Persela itu pasti susah. Persela tim yang bagus, tapi alhamdulillah kita bisa dapat tiga poin di sini, sangat penting karena target kita begitu," tutupnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(spu/ams)

Komentar Terbanyak
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping
Viral Pria Bawa Seprai Putih Disebut Pocong Mau Maling di Gunungkidul