PSIM Jogja punya start yang kurang baik di putaran kedua Super League 2025/2026. Laskar Mataram mencatatkan tiga laga tanpa kemenangan.
Pada laga awal putaran kedua, PSIM takluk di kandang sendiri dari Persebaya Surabaya dengan skor 0-3. Tren kekalahan ini kembali didapat saat mereka bertandang ke kandang PSM Makassar dan kembali kalah dengan skor 1-2.
Mencoba bangkit saat menjamu Persis Solo dalam Derby Mataram pada laga terakhir, PSIM kembali gagal menang. Mereka ditahan imbang Persis dengan skor 0-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih PSIM, Jean Paul-van Gastel buka suara terkait hal itu. Menurutnya, hasil yang didapat timnya tidak bisa dilepaskan dari kondisi dan situasi PSIM saat ini, terutama jika dibandingkan dengan lawan-lawan yang dihadapi.
"Kalian (media) suka mengatakan bahwa kami tidak menang tiga kali dan memang itu benar. Tetapi jika kalian melihat pertandingan yang kami mainkan, situasinya tidak sesederhana itu," ujar Van Gastel, Sabtu (7/2/2026).
"Saya pikir Persebaya punya anggaran empat kali lipat dari kami. Lalu Borneo FC bermain di posisi kedua klasemen. Kami baru saja promosi dengan anggaran yang cukup kecil," ungkapnya.
Van Gastel juga menegaskan PSIM memiliki keterbatasan dalam mendatangkan pemain baru pada jendela transfer paruh musim. Menurutnya, kondisi itu membuat tim harus bekerja ekstra dengan skuad yang ada.
"Kami tidak bisa melakukan transfer apa pun selama jendela transfer ini. Saya sangat bersyukur kami masih bisa mendatangkan seorang bek," katanya.
Meski belum meraih kemenangan di tiga laga terakhir, Van Gastel menilai manajemen PSIM sudah bekerja dengan baik dalam membangun klub secara bertahap. Ia optimistis PSIM berada di jalur yang tepat untuk terus berkembang.
"Jadi saya pikir klub kami benar-benar melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka sedang mengembangkan diri, kami sedang tumbuh di dalam organisasi dan struktur," tegasnya.
(alg/alg)

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja
MBG Libur, Harga Ayam Hidup di Gunungkidul Anjlok Jadi Rp 17 Ribu/Kg