PSIM Jogja dan Persis Solo harus puas berbagi poin, usai laga bertajuk Derby Mataram berakhir imbang 0-0. Meski kedua tim memiliki sejumlah peluang, namun tidak mampu mengkonversi menjadi gol.
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, mengatakan laga derby ini tidak mudah dan sangat sengit. Pria yang akrab disapa Milo ini menilai, strategi yang diterapkan pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel, aneh dan sulit diprediksi.
"PSIM unik dan sulit dianalisis, karena taktiknya cukup aneh dan sulit diprediksi. PSIM punya cukup banyak pemain bagus, tapi mereka memiliki pendekatan taktikal yang sulit diprediksi. Kami berusaha beradaptasi dengan apa yang mereka lakukan," kata Milo dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Jumat (6/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laga itu, Persis Solo banyak menurunkan pemain barunya. Ditambah semua pemain asing Laskar Sambernyawa semuanya diganti pada putaran kedua ini.
Milo menuturkan, pemain baru masih perlu beradaptasi. Terlebih laga dilakukan sore hari, dengan cuaca yang cukup terik.
"Saya mengapresiasi pemain yang sudah beradaptasi, karena banyak pemain yang baru datang dan perlu penyesuaian diri. Kita lebih baik dari waktu ke waktu, ini hasil yang pantas kami dapatkan. Saya tahu hasil ini belum menyelamatkan kita, tapi setidaknya membawa kepercayaan diri tim untuk laga selanjutnya," ucapnya.
Milo menyoroti buruknya transisi dari bertahan ke menyerang yang dilakukan anak asuhnya. Dia meyakini jika pemainnya bisa melakukan transisi yang lebih baik, bisa pulang membawa poin penuh.
"Yang harus dibenahi adalah transisi. Kalau transisi menyerang kita lebih bagus mungkin kita bisa memenangi pertandingan," jelasnya.
Saat disinggung terkait kepergian Sho Yamamoto, dan Kodai Tanaka. Milo enggan mengomentari hal tersebut.
Sementara itu, Pemain Persis Solo Luca Dumancic mengatakan, pertandingan sore tadi seperti selayaknya Derby yang sengit dan intensitas tinggi.
"Ini pertandingan yang sangat bagus, dan selayaknya seperti Derby. Ini satu poin yang sangat berharga, kita akan terus bertarung untuk laga berikutnya. Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman yang bermain baik. Kita harusnya bisa lebih baik, dan beradaptasi lebih cepat. Tapi hasil ini membuat kita lebih percaya diri dan bertanding lebih baik lagi," ucap Luca.
(apl/aku)











































