Striker PSIM Jogja, Nermin Haljeta, masih kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski demikian, pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menegaskan dirinya tidak terlalu cemas dengan kondisi tersebut.
Diketahui, Nermin selalu menjadi pilihan utama Van Gastel di lini depan Laskar Mataram. Penyerang asal Slovenia itu selalu tampil sebagai starter dan tak tergantikan dalam 15 pertandingan yang telah dijalani PSIM. Dari jumlah tersebut, Nermin sudah membukukan empat gol dan tiga assist.
Catatan itu membuat Nermin masih menjadi pencetak gol terbanyak PSIM sejauh ini. Ia unggul atas Ze Valente yang mengoleksi tiga gol, disusul Pulga Vidal dan Anton Fase yang masing-masing mencetak dua gol.
Namun, dalam lima laga terakhir, Nermin belum mampu mencatatkan namanya di papan skor. Terakhir kali ia mencetak gol saat PSIM mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada Oktober lalu.
Menanggapi kondisi tersebut, Van Gastel menilai paceklik gol yang dialami Nermin masih tergolong wajar. Pelatih asal Belanda itu pun memastikan dirinya tidak khawatir dengan performa anak asuhnya.
"Nermin sedang bekerja keras untuk berkembang. Memang dia tidak mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, tetapi saya tidak khawatir," kata Van Gastel kepada wartawan, Jumat (2/1/2026).
Van Gastel menilai kontribusi Nermin tidak hanya diukur dari produktivitas gol. Ia menyebut peran striker bernomor punggung 99 tersebut cukup penting dalam skema permainan tim, terutama saat PSIM kehilangan bola.
"Dia bekerja keras setiap hari. Kontribusinya tidak hanya soal gol, karena dia adalah pertahanan pertama kami ketika kehilangan bola," tuturnya.
Van Gastel juga menilai Nermin memiliki etos kerja yang baik dan memberi kontribusi besar bagi permainan tim secara keseluruhan.
"Gol akan datang dengan sendirinya. Mungkin dia tidak mencetak 15 gol dalam satu musim, tetapi selama dia tampil baik dan bekerja keras untuk tim, gol-gol itu akan datang," pungkasnya.
Simak Video "Begini Euforia di Jogja Financial Festival & Run D-City 2026"
(aku/afn)