1 Dolar AS Berapa Rupiah Hari Ini 25 Maret 2026? Ini Kurs Terbarunya!

1 Dolar AS Berapa Rupiah Hari Ini 25 Maret 2026? Ini Kurs Terbarunya!

Desi Rahmawati - detikJogja
Rabu, 25 Mar 2026 11:46 WIB
1 Dolar AS berapa rupiah hari ini 25 Maret 2026?
Dolar AS (Foto: Ystallone Alves/Unsplash)
Jogja -

Nilai tukar mata uang asing bagi masyarakat sangat diperlukan untuk transaksi internasional, perjalanan luar negeri, hingga aktivitas ekonomi digital. Pergerakan kurs ini juga dijadikan indikator kondisi ekonomi suatu negara karena mencerminkan kekuatan mata uang terhadap mata uang lainnya.

Hari ini, 25 Maret 2026, nilai tukar rupiah menunjukkan pergeseran jika dibandingkan dengan posisi sehari sebelumnya. Berdasarkan data terbaru, nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp 16.897,09 hingga Rp 17.066,91. Dibandingkan hari sebelumnya, rupiah cenderung melemah terhadap dolar AS.

Berikut informasi secara lengkap mengenai update nilai tukar 1 dolar AS ke rupiah hari ini 25 Maret 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1 Dolar AS Berapa Rupiah Hari ini?

Berdasarkan data Bank Indonesia per 25 Maret 2026 pukul 09.55, nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah adalah sebagai berikut:

ADVERTISEMENT
  • Kurs jual: Rp 17.066,91
  • Kurs beli: Rp 16.897,09

Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar USD terbaru pada pukul 11.02 PM EDT atau pukul 10.02 WIB, 25 Maret 2026 berada di angka Rp 16.898.

Jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di Rp 16.887,50, nilai tukar USD mengalami kenaikan menjadi sekitar Rp 16.898. Artinya, rupiah melemah tipis terhadap dolar AS, karena diperlukan lebih banyak rupiah untuk mendapatkan 1 dolar AS.

Dilansir Cakrawala University, kurs jual merupakan harga yang digunakan ketika masyarakat membeli dolar AS dari bank atau lembaga keuangan. Sementara itu, kurs beli adalah harga yang digunakan ketika masyarakat menjual dolar AS kepada bank.

1 Dolar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Selain dolar AS, dolar Australia (AUD) juga menjadi salah satu mata uang yang cukup sering digunakan dalam transaksi internasional. Berikut nilai tukarnya per 25 Maret 2026 pukul 09.55 dari Bank Indonesia:

  • Kurs jual: Rp 12.062,89
  • Kurs beli: Rp 11.939,48

Adapun berdasarkan pembaruan data Bloomberg pukul 11.04 PM EDT atau pukul 10.04 WIB, 25 Maret 2026, nilai tukar AUD ke rupiah berada di angka Rp 11.788,65.

Jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di Rp 11.843,88, nilai tukar AUD justru mengalami penurunan menjadi Rp 11.788,65. Hal ini menunjukkan bahwa rupiah menguat terhadap dolar Australia karena dibutuhkan lebih sedikit rupiah untuk memperoleh 1 AUD.

Mengapa Nilai Tukar Rupiah Bisa Melemah?

Pelemahan nilai tukar rupiah atau depresiasi tidak terjadi begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi. Menurut informasi di situs Kementerian Keuangan RI, depresiasi rupiah dapat dipicu oleh kondisi seperti tingkat pengangguran, jumlah utang luar negeri, neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekonomi. Faktor-faktor tersebut membuat nilai tukar rupiah menjadi sangat sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi dan potensi krisis keuangan.

Selain itu, rupiah juga sangat dipengaruhi oleh kondisi global, khususnya pergerakan dolar AS. Ketika dolar AS menguat, rupiah cenderung melemah karena permintaan terhadap dolar meningkat. Kebijakan moneter dari Bank Indonesia, seperti suku bunga dan intervensi pasar, juga turut memengaruhi stabilitas rupiah. Di sisi lain, sentimen investor memainkan peran penting ketidakpastian politik atau ekonomi dapat mendorong investor menarik dana mereka, sehingga menekan nilai tukar rupiah.

Faktor eksternal seperti konflik geopolitik juga berdampak pada nilai tukar. Misalnya, konflik antara Iran dengan AS dan Israel dapat mendorong kenaikan harga minyak dunia. Kondisi ini membuat Indonesia harus mengeluarkan devisa lebih besar untuk impor energi, sehingga meningkatkan permintaan dolar AS dan menekan rupiah. Akibatnya, ketika rupiah melemah, harga barang impor menjadi lebih mahal.

Di dalam negeri, faktor internal juga ikut berpengaruh. Dirujuk dari laman Universitas Airlangga, ketidakstabilan politik dan ekonomi domestik, termasuk penurunan harga komoditas dan kebijakan yang tidak konsisten, dapat membuat investor ragu dan menarik investasinya. Hal ini memicu tekanan pada nilai tukar rupiah.

Dampak dari pelemahan rupiah pun cukup luas. Selain meningkatkan harga barang impor, kondisi ini juga dapat menaikkan biaya produksi dalam negeri, terutama bagi pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor. Pada akhirnya, hal tersebut dapat memicu inflasi dan memengaruhi daya beli masyarakat.

Demikian informasi mengenai nilai tukar 1 dolar AS ke rupiah hari ini 25 Maret 2026. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads