- Apa Itu Desil DTSEN?
- Bagaimana Pemerintah Menentukan Desil?
- Pembagian Desil dalam DTSEN
- Cara Cek Desil Bansos Melalui Aplikasi, Website Kemensos, dan Offline Cek Desil Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos Cara Cek Desil Bansos Lewat Website Kemensos Cara Cek Desil Bansos di Kantor Desa Cara Cek Desil Bansos Melalui Pendamping Sosial
- Cara Mengubah Desil Bansos Mengajukan Perubahan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos Alternatif Cara Mengajukan Pembaruan Desil
Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat, terutama soal siapa yang berhak menerima dan siapa yang tidak.
Salah satu penentu utama dalam proses tersebut adalah desil kesejahteraan, yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui sistem ini, pemerintah mengelompokkan masyarakat berdasarkan kondisi ekonomi, mulai dari kelompok paling miskin hingga paling sejahtera.
Namun, masih banyak warga yang belum memahami apa itu desil DTSEN, bagaimana pembagiannya, hingga cara mengecek dan memperbarui status desil jika kondisi ekonomi berubah. Padahal, pemahaman ini penting agar masyarakat tahu posisi kesejahteraannya sekaligus peluang menerima bansos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam artikel ini, akan dibahas secara lengkap mulai dari pengertian desil DTSEN, pembagian desil 1-10, cara cek desil lewat aplikasi dan website Kemensos, hingga langkah mengubah desil bansos jika diperlukan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Desil DTSEN?
Dalam penyaluran bantuan sosial, pemerintah tidak asal menentukan penerima. Mengacu pada informasi dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, bansos umumnya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di desil 1 hingga desil 4. Kelompok ini mencakup masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga kategori rentan miskin.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan desil? Berdasarkan keterangan dari laman resmi Pemerintah Kota Cirebon, desil merupakan pembagian tingkat kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN sendiri adalah sistem data nasional yang menghimpun dan mengintegrasikan berbagai data sosial ekonomi warga dari sejumlah instansi, antara lain Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Dukcapil, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Data ini menjadi satu-satunya rujukan resmi pemerintah dalam menentukan penerima program perlindungan sosial. Kehadiran DTSEN bertujuan memastikan data masyarakat lebih akurat, mutakhir, dan seragam di seluruh wilayah Indonesia.
Bagaimana Pemerintah Menentukan Desil?
Penetapan desil dilakukan melalui proses yang terukur, bukan sekadar perkiraan. Pemerintah menilai kondisi sosial ekonomi keluarga dengan menggunakan sejumlah indikator utama, seperti pendapatan keluarga, kondisi tempat tinggal dan fasilitas dasar, kepemilikan aset, akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, hingga jumlah tanggungan dalam rumah tangga.
Selain itu, keberadaan anggota keluarga yang tergolong rentan seperti lansia, anak-anak, atau penyandang disabilitas juga menjadi bagian dari penilaian. Seluruh indikator tersebut kemudian diolah melalui sistem DTSEN untuk menghasilkan pemeringkatan kesejahteraan yang dinilai lebih objektif dan menyeluruh. Hasil pemeringkatan inilah yang menjadi dasar penentuan desil sekaligus acuan penyaluran bantuan sosial.
Pembagian Desil dalam DTSEN
Mengutip unggahan Instagram Dinas Sosial Kabupaten Bekasi (@dinsos.bekasikab), desil mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi, yang disusun secara berurutan mulai dari kelompok paling miskin hingga paling sejahtera.
Secara umum, pembagian desil terbagi ke dalam 10 tingkatan, yakni desil 1 sampai desil 10, dengan klasifikasi sebagai berikut:
- Desil 1: Sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan
- Desil 6-10: Kelompok menengah ke atas (bukan prioritas bantuan sosial)
Berdasarkan pembagian tersebut, desil 1 hingga desil 4 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial.
Sementara itu, desil 5 berada pada kondisi ekonomi pas-pasan dan umumnya tidak masuk dalam kategori penerima bansos. Adapun desil 6 hingga desil 10 menunjukkan tingkat kesejahteraan yang relatif lebih baik sehingga tidak menjadi sasaran program bantuan sosial pemerintah.
Cara Cek Desil Bansos Melalui Aplikasi, Website Kemensos, dan Offline
Mengutip detikNews, Kementerian Sosial menyediakan beberapa cara bagi masyarakat untuk mengecek peringkat desil bansos, baik melalui aplikasi resmi maupun situs web. Pengecekan ini penting untuk mengetahui status kesejahteraan keluarga serta peluang menerima bantuan sosial.
Cek Desil Bansos Lewat Aplikasi Cek Bansos Kemensos
Kemensos menghadirkan Aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh melalui Google Play Store maupun App Store. Aplikasi ini memudahkan masyarakat mengecek status bansos sekaligus melihat informasi desil kesejahteraan keluarga. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih opsi Buat Akun (jika belum memiliki akun)
- Isi data diri secara lengkap, mulai dari NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat email, alamat domisili, hingga nomor telepon
- Unggah foto KTP dengan kualitas jelas
- Unggah foto selfie sambil memegang KTP
- Pastikan seluruh data sudah benar dan sesuai
- Klik Buat Akun dan tunggu proses verifikasi
- Setelah verifikasi selesai, lakukan login menggunakan nama pengguna dan kata sandi
- Jika diminta verifikasi email, buka kotak masuk dan klik tautan verifikasi
- Masuk ke menu Profil
- Pada halaman profil akan muncul data keluarga yang terdaftar dalam DTSEN
- Cari kolom Peringkat Kesejahteraan Keluarga untuk melihat status desil
- Angka desil yang tercantum menunjukkan posisi kesejahteraan keluarga berdasarkan data resmi pemerintah
Cara Cek Desil Bansos Lewat Website Kemensos
Selain aplikasi, masyarakat juga dapat mengecek desil bansos melalui situs resmi Kemensos tanpa perlu membuat akun. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai data KTP
- Isi kode Captcha yang muncul di layar
- Klik tombol Cari Data
- Jika data terdaftar, sistem akan menampilkan informasi bansos sekaligus status kesejahteraan keluarga.
Cara Cek Desil Bansos di Kantor Desa
Bagi masyarakat yang kesulitan mengakses internet, pengecekan desil bansos juga dapat dilakukan secara langsung di kantor desa atau kelurahan. Warga cukup menyampaikan permohonan kepada perangkat desa atau lurah setempat. Nantinya, petugas akan membantu mengecek data keluarga melalui sistem yang terintegrasi dengan DTSEN.
Cara Cek Desil Bansos Melalui Pendamping Sosial
Alternatif lainnya, masyarakat bisa meminta bantuan pendamping sosial. Pendamping sosial bertugas memastikan penyaluran bansos berjalan tepat sasaran. Warga dapat menanyakan langsung peringkat kesejahteraan keluarga kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing untuk dicek melalui sistem resmi pemerintah.
Cara Mengubah Desil Bansos
Bagi masyarakat yang mengalami perubahan kondisi ekonomi, pembaruan data desil dapat dilakukan agar berpeluang masuk dalam kategori penerima bantuan sosial. Mengacu pada informasi dari unggahan Instagram @pusdatinkesos, berikut tata cara pengajuan pembaruan desil.
Mengajukan Perubahan Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh Aplikasi Cek Bansos
Buka Play Store, cari aplikasi Cek Bansos, lalu instal di ponsel. - Buka Aplikasi
Saat halaman awal muncul, klik Lewati, lalu pilih menu Masuk. - Buat Akun Baru
Pilih opsi Buat Akun Baru, kemudian isi seluruh data pendaftaran sesuai identitas. - Finalisasi Pendaftaran
Setelah data terisi dengan benar, klik Buat Akun. Lakukan pengecekan ulang email, lalu pilih Lanjutkan jika sudah sesuai. - Setujui Pernyataan
Klik Setuju pada kolom pernyataan yang muncul. Selanjutnya, buka email masuk dari Kemensos. - Login ke Aplikasi
Masuk kembali ke aplikasi menggunakan username dan password yang telah didaftarkan. Setelah berhasil login, buka menu Profil. - Ajukan Pembaruan Data Desil
Cek status desil keluarga. Ajukan pembaruan dengan memilih opsi Request Pembaruan Data. Pastikan nama pemohon tercantum dalam profil keluarga. Ikuti seluruh instruksi yang muncul, jawab pertanyaan, masukkan dokumen yang diperlukan, hingga proses pengajuan selesai. Setelah itu, pantau email secara berkala untuk mengetahui perkembangan status desil. - Proses Ground Check oleh Petugas
Setelah pengajuan, petugas akan melakukan verifikasi lapangan (ground check) dengan mendatangi rumah pemohon. Proses ini didampingi oleh pendamping PKH, petugas BPS, atau pemerintah daerah setempat.
Alternatif Cara Mengajukan Pembaruan Desil
Selain melalui aplikasi, pembaruan data desil juga dapat dilakukan secara langsung melalui beberapa jalur berikut:
- Mendatangi operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan
- Mengajukan pembaruan ke operator SIKS-NG di Dinas Sosial kabupaten/kota
- Mengajukan usulan pembaruan melalui Aplikasi Cek Bansos
- Untuk pengajuan melalui desa/kelurahan dan Dinas Sosial, operator akan menginput data dengan menjawab 39 pertanyaan sesuai kondisi keluarga
Sementara itu, pengajuan melalui Aplikasi Cek Bansos akan ditindaklanjuti dengan survei oleh pendamping sosial setempat. Seluruh data yang diajukan kemudian diproses melalui desa dan masuk ke tahap pemeringkatan oleh BPS. Proses ini umumnya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan hingga status desil diperbarui.
Demikian penjelasan mengenai apa itu desil DTSEN, mulai dari pengertian, klasifikasi, hingga cara mengecek dan mengubah status desil bansos. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu masyarakat memahami hak serta prosedur terkait bantuan sosial yang disediakan pemerintah.
Artikel ini ditulis oleh Angely Rahma, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/dil)

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
Curhat Pedagang di Jogja Malah Sepi Pembeli Usai Pasar Direnovasi