Seekor hiu tutul terdampar di Pantai Parangkusumo, Bantul. Hiu tersebut sempat ditemukan dalam kondisi hidup, tetapi kini dinyatakan mati.
"Kalau untuk evakuasi, tadi sudah kita lakukan sejak pagi. Akan tetapi, karena pantai surut, jadi tidak bisa didorong ke selatan," ujar Koordinator Satgas Linmas Jogo Segoro, Muhammad Arief Nugraha kepada detikJogja lewat pesan singkat, Minggu (18/10/2026).
Kabar ini seperti diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahan itu terlihat hiu berukuran besar terdampat di tepi Pantai Parangkusumo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"07:11 kondisi terkini Hiu Terdampar di Pantai Parangkusumo Yogyakarta," tulis akun tersebut seperti dikutip detikJogja.
Arief menyebut berdasarkan informasi terakhir dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), hiu tersebut sudah mati. Meski demikian, penyebab hiu itu terdampar belum diketahui.
"Info terakhir ini tadi sudah dicek dari BKSDA, bahwasanya hiu tersebut sudah mati. Terus kalau untuk terdamparnya, kenapa belum tahu. Tapi saat tadi pertama kali ditemukan, itu masih hidup, tapi untuk sekarang sudah mati," jelasnya.
Berdasarkan informasi sementara, hiu tersebut berukuran sekitar 7 meter. Namun masih diteliti oleh pihak BKSDA.
"Untuk ukurannya sekitar 7 meter," kata Arief.
Saat ini, pihaknya masih menunggu proses penelitian dari BKSDA untuk mengetahui lebih lanjut kondisi hiu tersebut dan detail jenis serta ukuran hiu tersebut.
"Masih diteliti BKSDA, kalau untuk jenisnya kurang paham jenis pastinya, tapi sepertinya hiu tutul," pungkas Arief.
Sementara itu, Kepala Seksi KSDA Wilayah I BKSDA Yogyakarta, Wahyu Tri Kuncara, mengonfirmasi bahwa hiu terdampar tersebut merupakan hiu tutul.
"Info teman-teman sementara diidentifikasi sebagai Hiu Tutul atau Hiu Paus (Rhincodon typus)," kata Wahyu saat dihubungi detikJogja.
