Uji coba Kelok 23 yang menghubungkan Bantul dan Gunungkidul berakhir malam ini. Namun, ternyata masih banyak pengendara yang mengular di lokasi.
Pantauan detikJogja, Minggu (20/9/2026) pukul 18.45 WIB, tampak di simpang empat kretek kendaraan bermotor mengular untuk masuk ke Kelok 23. Namun, mereka tidak bisa masuk semua.
Sebab, petugas telah menutup arus kendaraan dari Bantul menuju Kelok 23. Tampak banyak kendaraan bermotor yang menuju arah utara dan barat dari kelok tersebut.
Petugas juga tampak mengatur lalu lintas dari arah Kelok 23 menuju ke arah barat dan utara. Saat ini petugas sudah menutup arus dari Bantul menuju Kelok 23. Penutupan ruas jalan tersebut diberlakukan mulai pukul 18.00 WIB tadi.
"Sudah ditutup tadi mulai pukul 18.00 WIB. Ini kita mengatur keluarnya pengunjung yang sudah masuk dari tadi," kata Kapolsek Kretek, AKP Joko Mulyono kepada wartawan, malam ini.
Petugas di lokasi pun mengurai pengendara yang hendak keluar dari Kelok 23 melalui simpang empat Kretek. Hal tersebut agar petugas bisa segera menutup total jalur masuk ke Kelok 23.
"Tadi yang mau masuk sudah ditutup tadi pukul 18.00 WIB. Saat ini yang mau keluar, yang dari atas, mau turun pulang ke tempat masing-masing masih kita arahkan," ujarnya.
Joko mengaku belum tahu kapan Kelok 23 kembali dibuka. Sebab, petugas masih melakukan evaluasi terkait hasil uji coba Kelok 23.
"Untuk uji coba, terakhir hari ini, kalau besok sudah ditutup kembali. Karena besok baru melaksanakan evaluasi pasca tujuh hari atau seminggu uji coba ini langsung ada evaluasi dari dinas terkait," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita mengungkapkan dengan uji cobaKelok 23tentunya aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, selama pelaksanaan trial open traffic ini tidak akan berlaku selama 24 jam.
"Uji coba Kelok 23 dilaksanakan selama tujuh hari mulai tanggal 14 sampai dengan 20 September 2026. Uji coba ini mulai pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB dan kendaraan yang diperbolehkan melintas adalah kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat," ujar Tisara, beberapa waktu lalu.
Tisara melanjutkan, kendaraan besar untuk sementara memang belum diperkenankan melintas. Pembatasan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan masih ada pekerjaan jalan sehingga berisiko untuk kendaraan besar melintas.
"Pembatasan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keselamatan pengguna jalan maupun para pekerja yang masih melaksanakan pekerjaan di lapangan," katanya.
Simak Video "Video Mobil Masuk Jurang di Polanharjo Klaten gegara Liat Google Maps"
(ams/ams)