Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar terjadi di dua lokasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam sehari. Akibat kejadian itu, dua pelajar yang terlibat kecelakaan meninggal dunia.
Tabrak Truk di Sleman
Kecelakaan yang melibatkan seorang pelajar terjadi di wilayah Sleman, tepatnya di Dusun Gandok, Condongcatur, Sleman. Pelajar asal Jakarta Timur (Jaktim), inisial AAA (15), tewas usai sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk berhenti.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (31/8) sekitar pukul 06.20 WIB. Kecelakaan ini melibatkan Truk Toyota Dyna yang dikemudikan AW (35), laki-laki, warga Klaten, Jawa Tengah, dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai AAA (15), laki-laki, warga Jakarta Timur.
"Berdasarkan keterangan awal, truk Toyota Dyna sebelumnya berhenti di jalur cepat Jalan Padjajaran karena membantu truk lain yang mengalami pecah ban. Saat itu, sepeda motor Honda Vario melaju dari arah timur menuju barat," terang Argo saat dihubungi, Senin (31/8/2026).
Argo menambahkan, pengemudi motor diduga melaju kencang dan tak memperhatikan truk yang berhenti. Akibatnya, ia menabrak bagian bak belakang truk.
"Diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan keberadaan truk yang berhenti sehingga menabrak bagian bak belakang truk," tuturnya.
Pengendara motor, kata Argo, langsung dilarikan di rumah sakit setelah dinyatakan meninggal dunia di tempat. Adapun pengemudi truk tidak mengalami luka.
"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka," katanya.
Terpeleset Pasir di Wirobrajan
Kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar juga terjadi di Jalan Bugisan, Patangpuluhan, Wirobrajan, Kota Jogja. Korban yang merupakan seorang siswi tewas usai motornya terpeleset pasir hingga terjatuh ke kolong truk tronton yang sedang melintas.
Kejadian nahas ini juga viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @merapi_uncover. Unggahan itu juga menyertakan video yang memperlihatkan tubuh korban yang tergeletak di tengah jalan.
"Terjadi laka di jl bugisan sebelum lampu merah perempatan bugisan terjadi 31/09/2026 sekitar pukul 06:15, menurut kesaksian warga katanya jatuh untuk menghindari alat proyek (molen) dan posisi di depan truk besar dan akhirnya masuk kolong dan terlindas," tulis keterangan dalam unggahan tersebut dilihat detikJogja pada Senin (31/8/2026).
"Karena posisi jalan sedang banyak perbaikan dan banyak molen untuk aduk semen berada dipinggir jalan, untuk saat ini sudah ditangani dan dibawa ambulan, untuk masyarakat yg lain tetap hati" karna kondisi jalan diarea bugisan dan sekitarnya sedang banyak perbaikan jalan akhirnya jalan menjadi sempit karna banyak gundukan tanah bekas galian," imbuhnya.
Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan, membenarkan ada kecelakaan tersebut. Dani mengatakan, kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 06.15 WIB tadi.
"Pengendara sepeda motor Honda Stylo saudari RS, Perempuan, 16 tahun, pelajar, (warga) Gamping Sleman, meninggal dunia di lokasi kejadian," terang Dani saat dihubungi detikJogja.
Adapun kejadiannya bermula saat korban melaju di Jalan Bugisan dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk tronton Mercedes Benz yang dikemudikan oleh MY (59) melalui sisi kiri.
"Diduga saat mendahului truk tersebut tergelincir pasir sehingga terjatuh dan korban masuk kolong truk yang hendak didahului tersebut. Truk tronton," ujar Dani.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit. Kepolisian masih mendalami penyebab kematian korban, apakah karena terlindas truk atau meninggal akibat benturan.
"Dugaan sementara tergelincir pasir. Penyebab kematian korban masih proses penyelidikan," pungkas Dani.
Simak Video "Begini Euforia di Jogja Financial Festival & Run D-City 2026"
(apl/apl)