Kasus begal payudara terjadi dua kali pada Agustus 2026 di wilayah Sewon, Bantul. Korbannya sama-sama wanita yang sedang lari pagi. Hingga kini pelakunya masih misterius.
Polisi belum bisa memastikan apakah pelaku begal payudara tersebut adalah orang yang sama. Sampai hari ini pelakunya belum ditangkap.
Kapolsek Sewon, AKP Sutrisno mengatakan, saat ini polisi masih bekerja untuk mengungkap pelaku begal payudara yang terjadi di dua lokasi di Sewon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penyelidik belum bisa memastikan apakah ada kesamaan untuk pelakunya," katanya saat dihubungi detikJogja, Senin (31/8/2026).
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap dua kasus tersebut, termasuk meminta keterangan korban dan saksi-saksi di lokasi kejadian.
"Karena itu untuk kasus tersebut masih dalam penyelidikan, nanti kalau ada perkembangan akan disampaikan," ujarnya.
Teror Berantai Begal Payudara di Bantul
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita menjadi korban begal payudara saat lari pagi di Sewon, Bantul, Jumat (28/8). Sepekan sebelumnya, kejadian yang sama menimpa wanita lain yang juga sedang lari pagi. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Adapun kejadian itu diunggah di akun sosial media Instagram oleh akun @merapi_uncover. Korban yang saat itu tengah joging di depan IPAL Sewon menjadi korban pelecehan pada Jumat (28/8).
"Jadi ceritanya saya setiap pagi lari pagi sama suami di rute dekat rumah, rute yang kami lewati pun selalu berubah-ubah tapi masih di sekitar dekat rumah, tadi pagi seperti biasa kami berencana lari pagi dari rumah ke arah lapangan pendowo, lewat depan pengolahan Limbah IPAL sewon, jalan nya memang bisa di bilang lumayan sepi, saya yang biasa nya selalu jalan kaki barsebelahan sama suami," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja, Sabtu (29/8/2026).
Hanya saja korban kemudian lari agak cepat sehingga suaminya tertinggal. Pada saat berlari sendiri korbban kemudian menjadi korban begal payudara.
"Payudara saya secara tiba-tiba di pegang oleh orang yg tidak di kenal," lanjut akun tersebut.
Kapolsek Sewon, AKP Sutrisno mengatakan, anggota Polsek Sewon telah mendatangi lokasi kejadian. "Betul (ada begal payudara di Sewon), anggota juga sudah ke lokasi kejadian," katanya saat dihubungi detikJogja, Sabtu (29/8/2026).
Sutrisno melanjutkan, polisi juga sudah meminta keterangan dari korban. Mengingat setelah kejadian korban langsung ke Polsek Sewon.
Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut. Salah satunya meminta keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Dua Kejadian Selang Sepekan
Sepekan sebelumnya, postingan berupa rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan menjadi korban begal payudara saat joging di Pendowoharjo, Sewon, Bantul ramai di media sosial (medsos). Polisi mengaku telah melakukan cek TKP dan meminta korban segera melapor ke Polsek Sewon.
"Selamat pagi min, mau menginfokan kejadian begal PD yg dialami Mbak2 yg lg jogging di sekitar rumah saya. Area belakang Clandys Niten (Pendowoharjo Sewon Bantul). Kejadian iam 05.15. Saya sertakan bukti video apabila mbaknya mau lapor ke polsek terdekat," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja, Kamis (20/8/2026).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Namun, hingga saat ini korban belum membuat laporan baik ke Polsek Sewon maupun Polres Bantul.
"Betul (ada begal payudara di Sewon), tapi dari korban sampai saat ini belum buat laporan," kata Rita.
Meski korban belum membuat laporan, Rita menyebut jika polisi telah mendatangi lokasi kejadian. Hal itu untuk memastikan kebenaran kejadian begal payudara.
"Tapi anggota Polsek Sewon sudah mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan," ujarnya.
