Seorang pria ditemukan tewas penuh luka di dalam rumah warga daerah Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul. Korban ditemukan tewas usai pesta miras bersama rekannya.
Jasad korban ditemukan pada Minggu (23/8) pukul 23.20 WIB. Setelah diidentifikasi, korban diketahui bernama Triyanto (40) alias Munil, warga Kasihan.
"Dari pemeriksaan awal di lokasi penemuan, pria itu ditemukan dalam posisi terbujur dan terdapat sejumlah luka pada tubuhnya," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto saat dihubungi wartawan, Senin (24/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka robek pada bagian belakang tubuh Munil. Selain itu, darah masih mengalir dari telinga, serta ada pula cairan bekas darah pada bagian hidung.
"Selain itu ditemukan benjolan luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dengan diameter sekitar empat sentimeter. Kemudian terdapat luka gores pada bagian punggung dengan panjang sekitar enam sentimeter sebanyak tiga titik," ujarnya.
Tewas Usai Pesta Miras
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban tewas sekitar 2 jam setelah ditemukan. Polisi juga mendapat informasi jika korban sempat pesta miras bersama rekannya pada Sabtu (22/8) malam.
"Dari informasi awal yang diperoleh polisi, korban sebelumnya sempat berada bersama sejumlah orang dalam kegiatan minum minuman keras di Ngestiharjo hari Sabtu malam," ujarnya.
Setelah itu, korban diketahui berpindah ke beberapa lokasi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah seorang warga di Guwosari, Pajangan.
"Tapi polisi belum menyimpulkan keterkaitan rangkaian kegiatan tersebut dengan kematian korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mengumpulkan keterangan serta bukti di lapangan," ucapnya.
3 Orang Ditangkap
Polisi menduga korban tewas dianiaya. Sejauh ini ada tiga orang tang telah diamankan.
"Untuk jenazah yang ditemukan dalam kondisi penuh luka itu mengarah ke penganiayaan yang mengakibatkan kematian," kata Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Subihan Afuan Ardhi saat dihubungi wartawan, Senin (24/8/2026).
Beberapa orang tersebut polisi amankan secara maraton sejak Minggu (23/8) malam hingga hari ini. Polisi menyebut masih ada kemungkinan pelaku bertambah.
"Untuk terduga pelaku sudah kami amankan ada yang kami amankan semalam dan hari ini. Sementara ini jumlah terduga pelaku yang sudah diamankan ada tiga orang," ujarnya.
"Saat ini kami masih dalami peran yang bersangkutan. Jika semua terduga pelaku sudah diamankan nanti kami rilis," katanya.
