Seorang pekerja bangunan ditemukan meninggal dunia di atas plafon rumah milik warga di kawasan Nitipuran, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Insiden tragis yang menimpa lansia tersebut diduga kuat akibat tersengat aliran listrik saat bekerja.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan kejadian bermula saat korban bernama Sugiarto (63), warga Suryodiningratan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, tengah menyelesaikan pekerjaan proyek bersama rekan-rekannya pada Jumat (14/8) siang. Memasuki jam pulang sekitar pukul 16.00 WIB, korban tak kunjung terlihat merapikan peralatan.
Kecurigaan pertama kali dirasakan oleh salah satu rekan kerja korban, Wakimin (53), yang mendapati kendaraan korban masih terparkir di lokasi kerja.
"Saksi (Wakimin) lalu melakukan pencarian dan tanya ke rekan kerja lainnya," katanya saat dihubungi wartawan, Sabtu (15/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat petunjuk dari pekerja lain, Agung Waluyo (49), bahwa Sugiarto sedang menggarap area atap, Wakimin lantas memanjat tangga bambu untuk memastikan keberadaan rekannya.
"Sampai di atas plafon, saksi sempat memanggil nama korban berulang kali tetapi tidak ada respons. Saksi lalu mencari korban dan terlihat bagian perut korban dengan posisi sudah tidak bergerak," ujarnya.
Sontak Wakimin berteriak meminta bantuan Agung. Dengan bermodalkan penerangan lampu senter di area plafon yang mulai gelap, keduanya mendapati tubuh korban sudah membujur kaku tak bernyawa.
"Setelah kedua saksi mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak sama sekali, keduanya turun dari plafon dan melaporkan kejadian itu kepada mandor proyek," ucapnya.
Laporan diteruskan ke Polsek Kasihan. Tak lama berselang, jajaran kepolisian bersama tim medis Puskesmas Kasihan 2 serta Tim Inafis Satreskrim Polres Bantul tiba di lokasi untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi jasad korban.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Tapi ada luka bakar pada bagian telapak tangan kanan korban sepanjang lima sentimeter," katanya.
Tim medis memperkirakan korban telah mengembuskan napas terakhir sekitar lima jam sebelum pemeriksaan, mengingat kondisi jenazah yang sudah kaku.
"Berdasarkan pemeriksaan, korban terindikasi tersengat aliran listrik saat melakukan pekerjaan," ujarnya.
Kepolisian memastikan bahwa jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah kecelakaan kerja," ucapnya.
