Narasi aliran air Sungai Opak di Ngablak, Sitimulyo, Piyungan, Bantul tercemar hingga berwarna hitam viral di media sosial. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul menepis narasi itu.
Dalam narasi yang beredar lokasi yang diduga tercemar berada di Watu Gajah yang masuk wilayah Combongan, Jambidan, Banguntapan, Bantul. Beredar juga video kondisi sungai yang disebut terjadi pada Sabtu (4/7) sore.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, mengaku telah menerjunkan tim ke lokasi pada Senin (6/7). Namun, pihaknya tak menemukan seperti yang dinarasikan di media sosial.
"Dari DLH sudah cek ke lokasi untuk memastikan kondisi dan antisipasinya," katanya saat dihubungi detikJogja, kemarin.
"Hasilnya tadi aman, tidak ada pencemaran," ujarnya.
Tim DLH juga menemukan foto-foto sungai yang diambil pada Minggu (5/7) siang. Dalam foto itu, tak ada tanda-tanda sungai tercemar. Kondisi sungai disebut cukup jernih dengan air berwarna kehijauan.
Akan tetapi, DLH mengaku masih mendalami jika ada kemungkinan pencemaran air sungai.
"Tapi masih kita telusuri lagi, jika ada perkembangan nanti kita sampaikan," ucapnya.
Diketahui, salah satu yang mengunggah narasi tercemarnya aliran sungai tersebut ialah akun @jogja_admin. Di sana disebut aliran Sungai Opak berwarna hitam pada Sabtu (4/7) sore.
"Sebuah video kondisi aliran sungai beredar luas di media sosial pada Sabtu sore, 4 Juli 2026. Rekaman memperlihatkan air Sungai Opak di kawasan Watu Gaiah. Dusun Ngablak, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Pivungan berubah warna meniadi hitam pekat dan keruh, diduga kuat akibat pencemaran limbah," kata akun Instagram @jogja_admin seperti dilihat detikJogja, Senin (6/7/2026).
"Berdasarkan video vang beredar, warna air tidak seperti biasanva dan terlihat menqalir gelap merata di sepanjang titik tersebut. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul terkait sumber limbah, ienis pencemaran maupun dampak yang ditimbulkan," lanjut akun tersebut.
Simak Video "Video: Suasana Jelang Pemakaman Raja Keraton Solo PB XIII"
(afn/apu)