Malioboro Bakal Full Pedestrian 24 Jam, Dishub Siapkan Skema Parkir

Adji G Rinepta - detikJogja
Jumat, 03 Jul 2026 15:12 WIB
Kawasan Malioboro. Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

Pemerintah berencana memulai kebijakan kawasan tanpa kendaraan bermotor di Malioboro atau full pedestrian mulai November. Berbagai skema tengah digodok, termasuk skema parkir kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menjelaskan terkait urusan parkir, arah kebijakan pihaknya bukan memperbanyak kantong parkir di dalam kawasan inti Malioboro.

"Namun memperkuat konsep park and ride dan park and walk," jelas Erni saat dihubungi, Jumat (3/7/2026).

"Paradigma yang kami bangun adalah park once, experience more, yaitu pengunjung cukup memarkir kendaraan di kawasan penyangga, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, menggunakan TransJogja, moda transportasi tradisional, maupun moda ramah lingkungan lainnya," sambungnya.

Untuk itu, lanjut Erni, pihaknya lebih berfokus untuk pengembangan kapasitas parkir pada kantong-kantong parkir di luar kawasan inti Malioboro. Selain itu, kantong-kantong parkir juga akan didukung dengan sistem parkir pintar (smart parking).

"Melalui sistem ini masyarakat nantinya dapat mengetahui ketersediaan ruang parkir secara real time, memperoleh navigasi menuju lokasi parkir terdekat, serta memanfaatkan sistem pembayaran digital," terangnya.

"Dengan demikian kendaraan tidak perlu berputar-putar mencari tempat parkir yang justru menambah kemacetan dan emisi," imbuh Erni.

Selain itu, Dishub juga akan memperkuat sistem integrasi layanan Trans Jogja untuk menjadi tulang punggung mobilitas menuju Malioboro.

"Termasuk peningkatan konektivitas halte, kemudahan perpindahan moda, serta peningkatan kualitas layanan. Target kami bukan sekadar menyediakan ruang parkir yang lebih banyak, tetapi membangun sistem mobilitas yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah berencana memberlakukan full pedestrian di kawasan Malioboro mulai November 2026. Saat ini, seluruh urusan teknis tengah digodok berdasarkan hasil evaluasi pada beberapa uji coba sebelumnya.

Sekda DIY, Ni Made Dwi Panti Indrayanti, mengatakan pekerjaan rumah yang masih terus dimatangkan persiapan dari hasil evaluasi yakni pengaturan pada jalan sirip-sirip Malioboro.

"Ya (full pedestrian mulai November), kita melihatlah kalau full pedestrian itu karena kita mau tunda sampai kapan lagi?," ujar Made saat ditemui di Kompleks Kepatihan Kota Jogja, Rabu (1/7).

"Hanya saja memang perlu, kita kan ini kolaborasi tidak dengan Pemda DIY semata, ada Pemerintah Kota Jogja. Salah satunya adalah yang menjadi PR adalah pengaturan di sirip-sirip," sambungnya.



Simak Video "Menikmati Keseruan di Malioboro, Yogyakarta"

(apl/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork