Pemerintah bakal membentuk satuan tugas (satgas) yang berisi dosen hingga guru besar (gubes) universitas. Mereka bakal digandeng untuk menjadi tim satgas program strategis nasional.
Dilansir detikEdu, Senin (29/6/2026), langkah itu diambil berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto. Satgas dari kalangan akademisi ini diharapkan bisa mempercepat target kebijakan strategis pemerintah.
"Bapak Presiden meminta kami membentuk semacam satgas atau kelompok kerja yang nantinya intinya adalah berisi insan-insan, guru besar-guru besar, dosen, peneliti dari perguruan tinggi maupun BRIN untuk bisa mengakali lebih lanjut bersama kementerian teknis terkait. Sehingga tadi Bapak Presiden berharap sumbangsih dari insan perguruan tinggi dapat mempercepat target-target kebijakan strategis," tutur Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), ditemui usai Puncak Sarasehan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Hall B Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto Nomor 1, Jakarta, Minggu (28/6).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Eduart Wolok menambahkan satgas atau pokja ini merupakan hasil diskusi untuk menjawab isu teknis. Dia lalu mencontohkan arahan Presiden untuk mengembangkan teknologi perkapalan.
"Nah salah satu output dari sarasehan ini adanya pokja yang mana khusus terkait dengan percepatan pembuatan kapal yang melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember misalnya, yang selama ini berada di garda terdepan dalam hal teknologi perkapalan," jelasnya.
Nantinya, universitas yang tergabung dalam satgas ini bakal bekerja sama dengan kementerian terkait. Dalam bidang perkapalan, kementerian yang dimaksud yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP).
"Jadi ada keterlibatan untuk secara akademisi kita bisa ikut mengawal sekaligus memberikan masukan kontribusi yang optimal agar supaya program-program untuk rakyat ini bisa optimal," ujarnya.
Dia menyebut saat ini satgas atau pokja ini masih dalam tahap wacana pembahasan. Eduart menyebut pembentukan satgas ini bakal disesuaikan dengan kementerian yang terkait.
"Karena kampus itu kan multidisiplin ilmu. Kemudian kementerian ini juga banyak dengan spesifikasinya masing-masing. Nah spesifikasi masing-masing ini yang coba dikawinkan dengan baik, dengan disiplin ilmu yang dimiliki oleh kampus ini tadi," jelasnya.
(ams/dil)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya