Info Dab! Pasar Sewandanan Kadipaten Pakualaman Digelar Akhir Pekan Ini

Info Dab! Pasar Sewandanan Kadipaten Pakualaman Digelar Akhir Pekan Ini

Adji G Rinepta - detikJogja
Rabu, 17 Jun 2026 19:45 WIB
Pakualaman Jogja.
Pakualaman Jogja. Foto: Adji Ganda Rinepta/detikJogja
Jogja -

Memperingati Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-214, Kadipaten Pakualaman kembali menggelar Pasar Sewandanan pada akhir pekan ini. Beragam kuliner jadul, pasar murah, hingga pagelaran tersaji dalam gelaran ini.

Kadipaten Pakualaman sendiri berdiri pada 22 Juni 1812. Pada tahun ini, Hadeging Kadipaten Pakualaman mengangkat tema 'Rinarasing Astuti Nir Ing Sikara' yang mengandung makna tentang pentingnya membangun keselarasan lahir dan batin melalui doa, rasa syukur, serta harapan yang dipanjatkan secara tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Rinarasing Astuti Nir Ing Sikara menggambarkan keyakinan bahwa doa yang dipersembahkan dengan ketulusan hati akan memberikan keharmonisan dalam kehidupan," jelas Ketua Umum Hadeging Kadipaten Pakualaman ke-214, Bendara Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Bimantoro di Pura Pakulaman, Rabu (17/6/2026) petang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perayaan Hadeging Kadipaten Pakualaman tahun ini terbagi menjadi dua acara, yakni bakti sosial di Kabupaten Kulon Progo dan Pasar Sewandanan sebagai puncak acara Alun-Alun Sewandanan, Pura Pakualaman.

ADVERTISEMENT

Untuk bakti sosial, telah diselenggarakan kegiatan bakti sosial Dharma Mulyarja bertajuk Gizi Sehat untuk Bayi Stunting dan Sosialisasi Kesehatan Ibu Hamil pada Sabtu (6/6) di Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Kemudian ada juga bakti sosial Dharma Mulyarja: Khitanan Bersama. Kegiatan khitanan massal yang sepenuhnya gratis bagi masyarakat ini digelar besok (18/6) di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, Terbah, Wates, Kulon Progo. Warga hanya perlu datang saat acara untuk mendapat layanan khitan gratis.

"Untuk acara Dharma Mulyarja kita sudah berapa kali di Kabupaten Kulon Progo," terang BPH Kusumo.

Pasar Sewandanan

Rangkaian acara kedua yakni gelaran tahunan Pasar Sewandanan dengan tajuk Menyemai Citarasa Klasik, Memanen Geliat Ekonomi Otentik'. Acara ini juga berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Dinas Koperasi dan UKM, SiBakul Jogja, dan Dinas Kebudayaan DIY.

"Pasar Sewandanan ini kalau istilah yang sering kita dengar itu pasar kangen," jelas BPB Kusumo.

Lebih dari 40 tenant terpilih menyajikan ragam kuliner jadul, kerajinan tangan lokal, serta fasilitas Bazar Pangan Murah tersaji pada tanggal 20 & 21 Juni 2026 di Alun-Alun Sewandanan, Pura Pakualaman.

"Fasilitas Bazar Pangan Murah bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau," ungkap BPB Kusumo.

Selain itu, tersaji beragam hiburan tradisional setiap harinya. Juga Festival Jathilan 'Klasik Asik' yang menjadi wadah bagi sanggar dan seniman jathilan untuk unjuk gigi memperebutkan total hadiah pembinaan senilai Rp 27 juta.

Kemudian pada hari Minggu (21/6), digelar Mlampah Guyub Sesarengan #5 sebagai puncak selebrasi. Jalan sehat yang dimulai pukul 5.30 ini terbuka secara umum dan gratis.
Berikut Jadwal Panggung Kesenian dan Rangkaian Acara PAsar Sewandanan:

Sabtu Pon, 20 Juni 2026

  • Pukul 13.00 - 17.00 WIB: Festival Jathilan Day 1
  • Pukul 15.00 - 17.00 WIB: Kelas Membatik Sesi 1.
  • Pukul 18.00 - 20.00 WIB: Kelas Membatik Sesi 2.
  • Pukul 18.30 - 20.00 WIB: Opening Ceremony.
  • Pukul 20.00 - 22.00 WIB: Campursari Kidang Alit feat Dhimas Tedjo.

Ahad Wage, 21 Juni 2026

  • Pukul 05.30 - 11.00 WIB: Mlampah Guyub Sesarengan.
  • Pukul 10.00 - 12.00 WIB: Kelas Membatik Sesi 3.
  • Pukul 13.00 - 16.00 WIB: Festival Jathilan Day 2.
  • Pukul 15.00 - 17.00 WIB: Kelas Membatik Sesi 4.
  • Pukul 18.00 - 20.00 WIB: Kelas Membatik Sesi 5.
  • Pukul 19.00 - 20.00 WIB: Uyon-Uyon.
  • Pukul 20.00 - 22.00 WIB: Kethoprak 'Damar Ing Wanci Panglong' dengan Bintang Tamu: Dalijo Angkring, Oki Setyawati, Harin Sumonah, Ciblek & Chothiet.






(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads