WN Australia dan Nenek yang Sopiri Bajaj Nyungsep di Bantul Ternyata Pasutri

WN Australia dan Nenek yang Sopiri Bajaj Nyungsep di Bantul Ternyata Pasutri

Tim detikJogja - detikJogja
Rabu, 27 Mei 2026 14:36 WIB
Satu unit bajaj yang mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke perkebunan milik warga di Pajangan, Bantul.
Satu unit bajaj yang mengalami kecelakaan tunggal dan masuk ke perkebunan milik warga di Pajangan, Bantul. Foto: Dok Polres Bantul
Jogja -

Insiden terjadi di perkebunan Jalan Beji, Benyo Jati, Sendangsari, Pajangan, Bantul, di mana bajaj yang disopiri seorang nenek ditumpangi warga negara Australia nyungsep ke kebun. Polisi mengungkap keduanya ternyata suami istri.

Diketahui, korban perempuan berinisial O (61), warga Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul. Sedangkan pria Australia SG (79).

"Jadi keduanya itu pasutri, nah yang mengendarai bajaj itu istri dari WNA yang jadi penumpang," kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Selasa (26/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rita mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Minggu (24/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya bajaj bernomor polisi AB 6313 YX yang dikemudikan O melaju dari arah utara ke selatan.

ADVERTISEMENT

"Bajaj awalnya melaju dengan kecepatan sedang," tutur Rita saat dimintai konfirmasi detikJogja.

Sesampainya di TKP, tepatnya di jalan dengan turunan tajam dan menikung, bajaj melaju semakin kencang. Walhasil, si nenek tidak bisa mengendalikan bajajnya.

"Nah, di tikungan yang harusnya belok ke arah kiri, bajaj itu malah tidak berbelok. Akhirnya bajaj tetap lurus dan masuk ke perkebunan warga," ujarnya.

Rita melanjutkan, bajaj tersebut menderita kerusakan berupa penyok pada bagian spakbor depan penyok. Selanjutnya sok depan bengkok, kaca depan pecah, bodi atas bengkok, bumper depan penyok dan bodi bajaj tergores.

"Untuk pengendara mengalami patah satu tulang rusuk kiri, retak tulang pipi kiri dan bahu kiri retak. Sedangkan untuk WNA mengalami luka lecet di dahi," ucapnya.

Rita berujar, O diketahui menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (UII).



(apu/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads