Warga Sleman Terdampak Kebocoran Gas Amonia Kembali ke Rumah

Warga Sleman Terdampak Kebocoran Gas Amonia Kembali ke Rumah

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Senin, 11 Mei 2026 15:04 WIB
Kebocoran gas Amonia terjadi di pabrik es kristal di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Jumat (8/5) malam.
Kebocoran gas Amonia terjadi di pabrik es kristal di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Jumat (8/5) malam. Foto: dok. BPBD Sleman
Sleman -

Warga terdampak kebocoran gas amonia dari pabrik es kristal di Purwomartani, Kalasan, Sleman, kini sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebelumnya, warga sempat mengungsi setelah terjadi kebocoran gas amonia di pabrik es tersebut.

"Dari kemarin (warga yang sempat mengungsi) sudah kembali ke rumah," kata Dukuh Bayen Mukti Sukamdani saat dihubungi wartawan, Senin (11/5/2026).

Mukti menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kebocoran gas sudah bisa teratasi. Meski demikian masih tercium bau kurang sedap di sekitar lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut informasi sudah (teratasi) cuma kadang masih sedikit bau di sekitar lokasi," katanya.

ADVERTISEMENT

Disinggung soal penyebab kebocoran, Mukti tidak mengetahui secara pasti.

"Karena dari informasi pabrik nggak ada pemicu kebocoran, cuma mau produksi trus bocor gitu," katanya.

Sebelumnya, insiden kebocoran gas amonia terjadi di pabrik es di Purwomartani, Kalasan, Sleman. Akibatnya warga sekitar pabrik harus mengungsi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/5) malam hari. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro memaparkan insiden ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB malam. Kebocoran pertama dirasakan oleh karyawan yang sedang bekerja.

"Saya dibel (ditelepon) Pak Dukuh jam 01.30 pas saya ronda. Terus gas amonia atau metana yang untuk es kristal pabrik es di barat jalan itu bocor gasnya. Masyarakat radius 200-300 meter itu matanya pedas dan baunya menyengat," papar Bambang saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/5).

Bambang bilang setidaknya para warga dari enam RT di sekitar pabrik terdampak insiden ini. Para warga pun langsung mengungsi ke rumah kerabat.

"Saya minta supaya telepon damkar karena kita tidak tahu cara penanganannya, kalau gas itu kan nggak tahu caranya. Terus rekan-rekan TRC meluncur untuk membagikan masker tadi malam, untuk mengurangi bau," ujarnya

Dari personel Damkar Sleman pun telah melakukan upaya menyemprot bagian luar pabrik untuk mengurai gas. Selain itu, kata Bambang, pihaknya juga berkoordinasi dengan Damkar Kota Jogja untuk langkah penanganan.

"Kemudian dari Pusdalops kami berkoordinasi dengan Damkar Kota Jogja karena di damkar kota infonya punya cara atau alat untuk menangani bocornya itu," ungkapnya.




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads