Kapal Malaysia Bakal Bebas Tarif Tol Saat Lewat Selat Hormuz

Internasional

Kapal Malaysia Bakal Bebas Tarif Tol Saat Lewat Selat Hormuz

Novi Christiastuti - detikJogja
Selasa, 31 Mar 2026 20:31 WIB
Potret kapal yang melintas di Selat Hormuz.
Potret kapal yang melinta di Selat Hormuz. (Foto: BBC World)
Jogja -

Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menyebut kapal-kapal tanker negaranya telah diizinkan melintasi Selat Hormuz. Kapal-kapal ini pun dikenakan bebas tarif tol yang segera diterapkan Teheran.

"Tidak, ini sama sekali tidak... Duta Besar Iran (untuk Malaysia) telah menyebutkan hal ini, tidak ada tol yang dikenakan pada kapal-kapal Malaysia," kata Loke kepada wartawan, seperti dilansir AFP dikutip detikNews, Selasa (31/3/2026).

"Kita adalah pihak yang bersahabat. Kita memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan pemerintah Iran," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media pemerintah Iran menyebut komisi penting parlemen, Komisi Keamanan Nasional, sudah setuju untuk memberlakukan bea masuk atau tarif tol terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

Selat ini merupakan akses vital untuk transportasi minyak dan gas global yang telah ditutup sejak awal Maret karena eskalasi perang yang berkecamuk di Timur Tengah. Meski begitu, masih dibutuhkan persetujuan sepenuhnya dari parlemen Iran lewat voting untuk memberlakukan tarif tol tersebut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Malaysia, Mohamad Hasan, mengatakan pada Sabtu (28/3) bahwa kapal-kapal tanker Malaysia -- yang dimiliki oleh raksasa minyak Petronas, Sapura Energy, dan perusahaan maritim MISC -- sedang menunggu izin untuk berlayar dengan aman melalui Selat Hormuz.

Iran telah mengindikasikan bahwa pihaknya akan mengizinkan kapal-kapal dari negara-negara yang dianggap bersahabat untuk melintasi Selat Hormuz.

Loke mengataka akan membutuhkan waktu bagi kapal-kapal tanker Malaysia untuk melintasi Selat Hormuz karena "ada banyak kapal yang terdampar dan berlabuh di sana".

"Tetapi saya pikir pemerintah Iran telah memberikan komitmen mereka, dan kami pikir kapal-kapal kita akan dapat melewatinya," ucapnya.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, dalam pengumuman yang disiarkan televisi pekan lalu, berterima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian karena telah memberikan jalan kepada Malaysia dan "melepaskan kapal-kapal tanker minyak dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang".




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads