Longsor kembali terjadi di Jalan Baru Clongop, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Kamis (27/3) dini hari. Material longsoran menutup sekitar 80 persen badan jalan dan diberlakukan sistem buka tutup.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Longsor dipicu hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.
"Longsor terjadi dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, penyebab longsor hujan tadi malam," kata Edy saat dihubungi wartawan, hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Material longsor berupa batu dan tanah menutup sebagian besar badan jalan. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di lokasi terdampak terganggu.
"Material menutup kurang lebih 80 persen badan jalan," ujarnya.
Untuk sementara, kendaraan besar hanya bisa melintas secara bergantian atau buka tutup. Sedangkan sepeda motor masih dapat melintas dengan hati-hati.
"Kendaraan besar buka tutup, kalau sepeda motor masih bisa lewat," jelasnya.
BPBD merekomendasikan penanganan darurat dengan memindahkan material longsor secara manual agar sebagian badan jalan bisa segera difungsikan. Penanganan lanjutan akan dilakukan oleh dinas terkait.
"Penanganan darurat dengan pembersihan manual supaya separuh badan jalan bisa dibuka, selanjutnya ditangani dinas terkait," ucap Edy.
Saat ini, BPBD Gunungkidul masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kapanewon Gedangsari untuk langkah penanganan lebih lanjut. Koordinasi dilakukan bersama panewu, kapolsek, dan danramil setempat.
"Pagi ini masih tahap komunikasi dan koordinasi dengan kapanewon Gedangsari," pungkasnya.
