Polisi mengamankan lagi empat remaja yang terlibat bentrok dengan warga Gadungan Kepuh, Canden, Jetis, Bantul pekan lalu. Total ada 10 anak baru gede (ABG) yang diciduk, dengan dua di antaranya jadi tersangka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, berujar awalnya polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat. Akan tetapi, karena belum terbukti maka belum ada yang menjalani penahanan.
"Tapi polisi masih tetap melakukan penyelidikan dan dalam perkembangannya, kemudian diketahui identitas empat orang lainnya yang diduga terlibat dalam kejadian di Canden," katanya saat dihubungi detikJogja, Senin (16/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat orang itu, lanjut Rita, diamankan beberapa waktu lalu. Adapun keempatnya masing-masing berinisial FF (19), GPR (18), ERP (17) dan MAK (16), semuanya merupakan warga Pleret, Bantul.
Adapun enam ABG yang sebelumnya diamankan masing-masing berinisial MD (18), NA (17); RRA (17); JW (18), semuanya warga Pundong dan dua lainnya adalah TA (22) dan AMD (22), keduanya warga Kretek, Bantul.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kembali terhadap 10 orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Dari hasil pemeriksaan kemudian dilakukan penahanan terhadap 2 pelaku, yaitu MD dan TA," ujarnya.
Lebih lanjut, MD terbukti membawa senjata tajam dan telah berusia dewasa. Begitu pula dengan TA yang juga terbukti membawa celurit dalam bentrokan tersebut.
"Untuk barang bukti total ada tujuh celurit dan satu stik golf," ucapnya.
Menyoal motif, Rita mengatakan bahwa kelompok itu memang telah mempersiapkan sajam. Selain itu, mereka sengaja mencari gara-gara.
"Motifnya mencari sasaran secara random (acak), untuk lain-lainnya masih dalam penyelidikan," katanya.
Diberitakan sebelumnya, postingan video bernarasi rombongan diduga klitih membawa senjata tajam (sajam) terlibat bentrok dengan warga di Jetis, Bantul, beredar di media sosial. Polisi mengamankan 6 orang buntut kejadian ini.
"Izin menginfokan kejadian bentrok warga vs rombongan yang di duga klitih di daerah patalan kejadian jam 03.16WIB, menurut informasi rombongan sekitar 6/7 motor salah satunya menggunakan motor pcx hitam," kata akun Instagram @merapi_uncover seperti dilihat detikJogja, Minggu (8/2).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kejadian bermula saat korban, Purwaka Nugraha (44), warga Gadungan Kepuh, Canden, Jetis, Bantul sedang duduk dan mengobrol santai bersama warga di teras rumah sekitar pukul 03.00 WIB. Sedangkan warga lainnya ada yang sedang bermain Playstation di teras rumah tersebut.
"Tiba-tiba dari arah timur datang sekelompok orang mengendarai 9 motor jenis matik langsung berhenti dan mengayunkan celurit," katanya kepada wartawan, Minggu (8/2) malam.
Mendapati hal tersebut, korban yang juga Carik (Sekretaris Kalurahan) Canden ini bersama warga langsung keluar dari pagar rumah untuk memberikan perlawanan. Namun, hal tersebut terbatasi pagar rumah korban.
"Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada ujung jari manis tangan kanan dan lecet bagian pergelangan tangan kiri," ujarnya.
Sedangkan untuk kelompok bersajam itu langsung naik motor dan melaju ke arah barat. Beruntung ada salah satu warga yang mencurigai salah satu pelaku merupakan warga Pundong, Bantul.
"Warga lalu Dukuh Potrobayan guna mendampingi ke rumah yang diduga ikut serta dalam kejadian di Canden," ucapnya.
Sesampainya di rumah MD (18), warga Pundong, Bantul, warga langsung menanyainya. Akhirnya, MD mengakui perbuatannya telah ikut dalam rombongan yang terlibat kejadian di Canden.
"Pada saat didatangi di rumah MD juga terdapat rombongannya yang sedang berkumpul. Kemudian MD dan rombongannya dibawa ke Polsek Pundong untuk diamankan," katanya.
Simak Video "Video: Remaja Naik Motor Bonceng Tiga Tabrak Tiang di Bantul, 2 Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(apu/apu)












































Komentar Terbanyak
Kala Bos Rokok HS Minta Maaf ke Pemotor Jupiter Usai Laka Vs Mogenya
Tak Ada Kapoknya Ulah Jukir Liar di Malioboro, Kali Ini Tarik Tarif Dobel gegara Ganti Sif
Iran Klaim Sukses Tembakkan Drone ke Kapal Induk USS Abraham Lincoln