Tanggal 14 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada Perayaan Hari Valentine

Tanggal 14 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada Perayaan Hari Valentine

Ulvia Nur Azizah - detikJogja
Sabtu, 14 Feb 2026 09:05 WIB
Tanggal 14 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada Perayaan Hari Valentine
Kalender Februari 2026. (Foto: Muhammad Faishal Haq/ detikjatim)
Jogja -

Setiap tanggal dalam kalender membawa ceritanya sendiri, tak terkecuali tanggal 14 Februari 2026. Di berbagai belahan dunia, hari ini menjadi momen penting untuk mengenang peristiwa bersejarah yang mengubah dunia, salah satunya adalah Hari Valentine. Namun, bukan hanya itu, ada beberapa perayaan penting lainnya yang membuat tanggal ini istimewa.

Keunikan tanggal ini juga tercermin dari perpaduan tiga sistem kalender yang berbeda. Dalam kalender Jawa, hari tersebut jatuh pada weton Sabtu Pahing, 25 Syaban 1959 (Dal). Sementara itu, dalam penanggalan Hijriah, hari yang sama bertepatan dengan 25 Ruwah 1447 H.

Jadi, tanggal 14 Februari 2026 memperingati hari apa? Hari penting apa saja yang sebenarnya kita rayakan pada 14 Februari 2026? Yuk, simak daftarnya agar tidak ketinggalan momen spesial hari ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Tanggal 14 Februari 2026 Memperingati Hari Apa?

Menurut National Day Calendar, Days of The Year, dan National Today, terdapat peringatan penting pada 14 Februari 2026 seperti Hari Valentine hingga Hari Pemberontakan PETA. Mari cermati penjelasan lengkapnya!

1. Hari Valentine

Perayaan kasih sayang yang sangat mendunia ini memiliki sejarah panjang yang berakar dari tradisi gereja Katolik pada tahun 496 Masehi. Awalnya momen tersebut bertujuan untuk menghormati para martir bernama Valentine dan menggantikan festival kuno Lupercalia yang dianggap brutal. Kisah yang paling populer menceritakan seorang pendeta yang secara rahasia menikahkan pasangan tentara demi memperjuangkan kekuatan cinta di tengah larangan kaisar.

Masyarakat merayakan Valentine's Day atau Hari Valentine dengan berbagai cara mulai dari makan malam romantis hingga pertunangan yang mewah. Pemberian hadiah tradisional seperti kartu ucapan, permen, dan bunga mawar merah menjadi simbol universal untuk menunjukkan kasih sayang kepada orang terkasih. Tidak hanya terbatas pada pasangan, kini perayaan tersebut juga merangkul teman serta anggota keluarga untuk saling mengungkapkan rasa kepedulian.

Tradisi mengirim surat cinta atau pesan tertulis yang mulai populer sejak tahun 1400-an terus berkembang hingga menjadi komersial pada pertengahan abad ke-19. Perusahaan-perusahaan pun menyambut antusias momen ini dengan menyediakan berbagai produk bertema cinta untuk mendongkrak kebahagiaan para pelanggan. Meskipun perayaan ini berlangsung setahun sekali, semangat untuk menyebarkan cinta diharapkan bisa tetap hidup dalam interaksi sehari-hari sepanjang tahun.

2. Hari Film Sedunia

Akademi Seni dan Ilmu Pengetahuan Layar Lebar menetapkan Sabtu kedua di bulan Februari sebagai waktu khusus untuk menghargai kekuatan cerita visual. Global Movie Day atau Hari Film Sedunia lahir pada tahun 2020 untuk merayakan kemampuan film dalam menghubungkan manusia lintas geografi dan bahasa. Melalui setiap adegan serta alunan musik, film mampu menyentuh hati serta pikiran jutaan penonton di seluruh penjuru dunia selama lebih dari satu abad.

Para pencinta sinema dapat merayakan hari ini dengan membagikan kenangan tentang film pertama yang mereka tonton di bioskop atau pengalaman menonton genre horor. Banyak orang juga bernostalgia dengan kutipan film favorit atau menceritakan kembali kisah film animasi yang memberikan kesan mendalam saat masa kecil. Penggemar film diimbau untuk memotret momen spesial mereka saat menonton dan mengunggahnya ke media sosial menggunakan tagar khusus sebagai bentuk dukungan bagi industri kreatif.

Berbagai elemen mulai dari penulisan naskah hingga tata suara bekerja sama untuk menghidupkan narasi yang mampu menginspirasi banyak orang. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa film bukan sekadar hiburan semata melainkan media kuat yang melampaui batas budaya serta waktu.

3. Hari Bonobo Sedunia

Upaya untuk menjaga kelestarian kerabat terdekat manusia menjadi fokus utama saat masyarakat memperingati World Bonobo Day atau Hari Bonobo Sedunia. Primata yang sangat cinta damai ini hanya dapat ditemukan di hutan hujan wilayah selatan Sungai Kongo dan saat ini berstatus sangat terancam punah. Peringatan pada 14 Februari 2026 sengaja dipilih bersamaan dengan momen kasih sayang karena sifat alami bonobo yang sangat penyayang dan gemar bermain.

Kegiatan utama dalam perayaan ini meliputi edukasi publik mengenai berbagai ancaman serius yang dihadapi populasi primata tersebut mulai dari perburuan hingga penyakit menular. Organisasi konservasi seperti Friends of Bonobo dan Lola ya Bonobo bekerja keras melakukan penyelamatan serta reintroduksi yatim piatu bonobo kembali ke habitat aslinya. Namun, tantangan besar seperti penebangan hutan industri dan dampak perang masih terus mengancam keberlangsungan hidup mamalia cerdas ini di alam liar.

Melalui kampanye kesadaran ini, dunia diajak untuk lebih peduli terhadap perlindungan ekosistem hutan yang menjadi rumah bagi spesies unik tersebut. Para pelestari alam berupaya meningkatkan populasi mereka dengan melibatkan komunitas lokal dalam program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dukungan dari masyarakat internasional sangat dibutuhkan agar duta perdamaian dari alam ini tidak benar-benar lenyap dari muka bumi akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali.

4. Hari Memberi Buku Internasional

Cinta tidak hanya tentang perasaan tetapi juga tentang berbagi ilmu pengetahuan kepada sesama melalui gerakan literasi yang unik. International Book Giving Day atau Hari Memberi Buku Internasional mendorong setiap orang untuk menghadiahkan buku terutama kepada anak-anak yang memiliki akses terbatas terhadap bacaan. Amy Broadmoore memulai inisiatif sukarela ini pada tahun 2012 untuk menanamkan rasa cinta membaca sejak usia dini melalui tindakan nyata yang sederhana.

Partisipasi dalam hari ini dapat dilakukan dengan cara mendonasikan buku baru maupun bekas ke perpustakaan atau yayasan amal yang membutuhkan. Relawan di lebih dari 44 negara sering kali mengorganisir acara mendongeng atau pembagian buku gratis di lingkungan sekitar mereka secara mandiri. Momen 14 Februari 2026 ini menjadi sangat spesial karena menggabungkan semangat berbagi kasih sayang dengan upaya meningkatkan kecerdasan generasi masa depan.

Buku dianggap sebagai jendela dunia yang mampu membuka wawasan luas bagi setiap pembacanya tanpa memandang latar belakang ekonomi atau pendidikan. Berbagai penulis serta ilustrator buku anak turut mendukung gerakan ini dengan menciptakan karya-karya yang menarik perhatian para pembaca muda. Dengan memberikan setidaknya satu buku kepada seorang anak, masyarakat telah membantu membangun pondasi yang kuat bagi terciptanya budaya literasi yang lebih baik di tingkat global.

5. Hari Pemberontakan PETA

Jiwa patriotisme bangsa Indonesia berkobar saat memperingati momen perlawanan heroik para prajurit pembela tanah air terhadap penjajahan Jepang. Dilansir detikNews, Hari Pemberontakan PETA pada 14 Februari ditetapkan untuk mengenang keberanian Shodanco Supriyadi yang memimpin pasukannya mengibarkan bendera Merah Putih di Blitar pada tahun 1945.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk protes atas perlakuan brutal penjajah yang melakukan kerja paksa serta merampas hasil pertanian rakyat secara paksa. Pertempuran sengit meletus ketika Jepang mengerahkan tank dan pesawat udara untuk mengepung serta menghalau gerakan pasukan patriot tersebut.

Meskipun kekuatan militer musuh sangat besar, semangat nasionalisme para prajurit PETA tidak goyah dalam upaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Banyak dari mereka yang akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Militer Jepang demi mempertahankan kedaulatan tanah kelahiran mereka.

Pemerintah dan masyarakat Indonesia mengenang jasa besar para pahlawan ini melalui berbagai upacara penghormatan serta kegiatan edukasi sejarah di berbagai daerah. Peristiwa besar ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan telah menyatu dalam sanubari para pemuda yang rela mengorbankan nyawa demi keadilan. Hingga saat ini, perjuangan Supriyadi dan rekan-rekannya tetap menjadi inspirasi bagi setiap warga negara untuk terus menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa dengan penuh rasa bangga.

Nah, itulah tadi sejumlah peringatan yang terdapat pada tanggal 14 Februari 2026. Semoga bermanfaat, detikers!

FAQ

14 Februari memperingati hari apa?

Tanggal 14 Februari dipenuhi beragam peringatan internasional. Beberapa di antaranya yaitu Hari Valentine, Hari Film Sedunia, Hari Bonobo Sedunia, Hari Memberi Buku Internasional, dan Hari Pemberontakan PETA. Setiap peringatan hadir dengan konteks unik yang mencerminkan sejarah, budaya, atau gerakan kemanusiaan di berbagai wilayah dunia.

Tanggal 14 Februari 2026 jatuh pada hari apa?

Tanggal 14 Februari 2026 jatuh pada hari Sabtu, lebih tepatnya Sabtu Pahing dalam penanggalan Jawa.

Apa yang istimewa dari 14 Februari?

Keistimewaan hari ini terletak pada perpaduan perayaan kasih sayang universal, apresiasi terhadap industri film, kepedulian satwa langka, gerakan literasi, hingga penghormatan atas perjuangan kemerdekaan Indonesia.




(sto/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads