Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi besar untuk mendorong pertumbuhan perekonomian nasional. Program tersebut diklaim mampu menciptakan 3 juta lapangan pekerjaan baru.
Airlangga mengatakan, besarnya anggaran MBG mencapai Rp 80 triliun per kuartal. Ia menyebut, program ini memiliki dampak ekonomi yang lebih besar jika dibandingkan program bantuan sosial lainnya.
"Dana untuk MBG itu per kuartalnya sekitar Rp 80 triliun. Jika dibandingkan dengan bansos ataupun program bantuan sosial yang kita dorong di tahun lalu antara Rp 30-37 triliun," ujar Airlangga saat sesi dialog di Ngaglik, Sleman, Jumat (6/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan anggaran yang cukup besar itu, Airlangga menilai MBG menjadi salah satu program penggerak ekonomi nasional.
"Dengan MBG yang cukup besar Rp 80 triliun. Tentu ini bisa menjadi pengungkit pertumbuhan nasional," lanjutnya.
Salah satu implementasinya, Airlangga menyebut MBG menciptakan jutaan lapangan pekerjaan baru. Lebih lanjut, ia bilang, setiap satu persen pertumbuhan ekonomi menciptakan 400 ribu lapangan pekerjaan baru. Sehingga, penyerapan tenaga kerja melalui MBG dinilai cukup siginifikan.
"Secara sederhana, MBG ini satu tahun bisa menambah lapangan kerja sebesar 3 juta orang," katanya.
"Kalau menyediakan 3 juta tenaga kerja, secara teoritis bisa berkontribusi sampai 7 persen. Tetapi secara realistis itu mungkin satu sampai 2 persen," pungkasnya.
(afn/ahr)

Komentar Terbanyak
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja
MBG Libur, Harga Ayam Hidup di Gunungkidul Anjlok Jadi Rp 17 Ribu/Kg