Cuti Bersama Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Daftar Tanggalnya!

Cuti Bersama Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Daftar Tanggalnya!

Ulvia Nur Azizah - detikJogja
Rabu, 04 Feb 2026 15:31 WIB
Cuti Bersama Lebaran 2026 Berapa Hari? Simak Daftar Tanggalnya!
Ilustrasi Lebaran 2026. Foto: Getty Images/AJ_Watt
Jogja -

Momentum libur Lebaran 2026 menjadi topik yang kembali dicari menjelang Ramadan, terutama karena kalender tahun ini menghadirkan rangkaian cuti bersama yang berdekatan dengan Hari Suci Nyepi. Kombinasi keduanya membuat masyarakat dapat merasakan jeda panjang yang jarang terjadi. Lantas, cuti bersama Lebaran 2026 berapa hari?

Penetapan cuti bersama Idul Fitri 1447 H telah tertuang dalam SKB 3 Menteri, dengan total tiga hari cuti bersama dan dua hari libur nasional. Jika digabungkan dengan libur Nyepi, masyarakat akan menikmati rangkaian libur yang lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, sekaligus memberi ruang untuk mudik, rekreasi, atau persiapan perayaan keluarga.

Untuk detikers yang ingin merencanakan perjalanan, cuti kantor, maupun konten informatif, yuk simak penjelasan lengkap berikut!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Cuti bersama Lebaran 2026 ditetapkan 3 hari, ditambah 2 hari libur nasional Idul Fitri.
  • Libur panjang tahun ini berurutan dengan Hari Suci Nyepi 18-19 Maret 2026 sehingga libur Lebaran menjadi lebih panjang.
  • Lebaran 2026 diprediksi jatuh pada Jumat 20 Maret menurut Muhammadiyah dan Sabtu 21 Maret menurut pemerintah dan NU.

ADVERTISEMENT

Cuti Bersama Lebaran 2026 Berapa Hari?

Berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia atau SKB 3 Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2025, cuti bersama Lebaran 2026 ditetapkan sebanyak 3 hari. Berikut ini detailnya:

  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Sementara itu, hari libur nasional dalam rangka Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ditetapkan dua hari dengan rincian berikut:

  • Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Dengan begitu, libur panjang Idul Fitri 2026 terdiri dari lima hari dengan rincian di bawah ini:

  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Daftar Libur Panjang Hari Suci Nyepi-Lebaran 2026

Menariknya, libur Lebaran tahun ini beriringan dengan Hari Suci Nyepi atau Tahun Baru Saka 1948. Cuti bersama Hari Suci Nyepi jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026. Kemudian hari libur nasional jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026 atau tepat satu hari sebelum hari pertama cuti bersama Idul Fitri 2026.

Dengan adanya libur Hari Suci Nyepi, masyarakat di Indonesia akan merasakan libur yang lebih panjang. Berikut ini rinciannya:

  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Minggu, 22 Maret 2026: Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Prediksi Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah-Pemerintah

Lebaran 2026 diperkirakan berpotensi mengalami perbedaan penetapan antara organisasi keagamaan dan pemerintah, sebagaimana biasanya terjadi ketika data hilal menghasilkan interpretasi berbeda. Berdasarkan perhitungan hisab Muhammadiyah, rukyat NU, dan kriteria pemerintah, masing-masing lembaga telah merilis prediksi awal 1 Syawal 1447 H. Berikut penjelasan ringkasnya.

1. Muhammadiyah

Dikutip dari Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, menurut Hisab Hakiki Wujudul Hilal, Muhammadiyah menetapkan bahwa ijtimak jelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026, pukul 01:23:28 UTC. Pada saat matahari terbenam di hari yang sama, sudah ada wilayah di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG), yakni tinggi bulan minimal 5Β° dan elongasi β‰₯8Β°.

Dengan terpenuhinya parameter tersebut di beberapa titik pengamatan global, Muhammadiyah menyimpulkan bahwa hilal dinyatakan wujud pada hari itu. Karena kriterianya tidak menuntut visibilitas hilal, Muhammadiyah memutuskan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh serempak di seluruh dunia pada Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

2. Nahdlatul Ulama

NU menggunakan kriteria imkanur rukyat (kemungkinan terlihatnya hilal) sebagai dasar penetapan awal bulan. Berdasarkan perhitungan Lajnah Falakiyah yang dikutip dari Almanak Tahun 2026 Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang NU Bojonegoro, ijtimak akhir Ramadan terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 08:23:23 WIB. Data hilal saat ghurub menunjukkan tinggi hilal mar'i hanya sekitar 1Β°32', dengan elongasi 5Β°33'.

Angka tersebut belum memenuhi batas minimal imkanur rukyat, yaitu tinggi hilal 3Β° dan elongasi 6,4Β°. Karena tidak memenuhi syarat visibilitas, hilal dianggap belum mungkin terlihat pada tanggal tersebut. Akibatnya, Ramadan dicukupkan menjadi 30 hari. Dengan demikian, NU memprediksi 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026 M.

3. Pemerintah RI

Pemerintah melalui Kementerian Agama menggunakan kriteria MABIMS: tinggi hilal minimal 3Β° dan elongasi 6,4Β°. Data astronomi pada 19 Maret 2026 menunjukkan bahwa ijtimak memang terjadi pagi hari pukul 08:23 WIB, namun posisi hilal saat matahari terbenam masih relatif rendah.

Karena itu, pemerintah memperkirakan Lebaran 2026 berada pada rentang 21-22 Maret 2026 sambil menunggu hasil rukyat dan keputusan final sidang isbat. Jika hilal tidak terlihat dan belum memenuhi kriteria MABIMS, pemerintah berpotensi menetapkan 1 Syawal pada 21 Maret 2026, selaras dengan prediksi NU.

Demikian penjelasan mengenai rangkaian libur Lebaran 2026 memberi ruang jeda panjang yang ideal untuk perjalanan maupun waktu bersama keluarga. Semoga bermanfaat!

FAQ Cuti Bersama Lebaran 2026

1. Berapa hari libur untuk Idul Fitri 2026?

Total libur Idul Fitri 2026 terdiri dari 5 hari, yaitu 3 hari cuti bersama (20, 23, dan 24 Maret 2026) dan 2 hari libur nasional Idul Fitri (21-22 Maret 2026). Jika digabungkan dengan libur Hari Suci Nyepi pada 18-19 Maret 2026, maka rangkaian libur bagi masyarakat akan berlangsung selama 7 hari berturut-turut, membuat persiapan mudik dan liburan menjadi lebih fleksibel.

2. Kapan libur lebaran sekolah 2026?

Setiap provinsi memiliki kalender pendidikan masing-masing, tetapi pola nasional menunjukkan bahwa sekolah biasanya menetapkan libur Lebaran dimulai beberapa hari sebelum Idul Fitri hingga sekitar satu pekan setelahnya. Dengan Lebaran 2026 jatuh pada 21-22 Maret, besar kemungkinan libur sekolah berlangsung di rentang sekitar pertengahan hingga akhir Maret 2026, menyesuaikan kebijakan dinas pendidikan setempat.

3. Lebaran 2026 tahun berapa?

Lebaran 2026 bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. Menurut hisab Muhammadiyah, 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026, sementara prediksi NU dan pemerintah berada pada rentang 21-22 Maret 2026 bergantung hasil rukyat. Perbedaan ini umum terjadi karena metode penetapan hilal yang digunakan masing-masing lembaga tidak sama.




(par/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads