Hari Kanker Sedunia 2026: Tema, Tujuan, dan Sejarahnya

Hari Kanker Sedunia 2026: Tema, Tujuan, dan Sejarahnya

Khofifah Azzahro - detikJogja
Selasa, 03 Feb 2026 15:27 WIB
Hari Kanker Sedunia 2026: Tema, Tujuan, dan Sejarahnya
Hari Kanker Sedunia. (Foto: Shutterstock)
Jogja -

World Cancer Day atau Hari Kanker Sedunia merupakan acara internasional yang diperingati setiap tanggal 4 Februari. Peringatan ini merupakan sebuah kampanye global untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai kanker.

Mengutip dari situs Kementerian Kesehatan RI, kanker adalah penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel atau jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita.

Lantas, bagaimana Hari Kanker Sedunia 2026 dilaksanakan? Berikut adalah penjelasan lengkap terkait Hari Kanker Sedunia, meliputi tema, sejarah, dan tujuannya yang dilansir dari laman United for International Cancer Control (UICC), World Health Organization (WHO), dan laman Kementerian Kesehatan RI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tema Hari Kanker Sedunia 2026

Tema dari World Cancer Day atau Hari Kanker Sedunia 2026 adalah United by Unique yang berarti Bersatu karena Keunikan. Tema ini akan berlangsung selama tiga tahun, yang telah dimulai sejak 2025 dan akan berakhir pada tahun 2027 mendatang.

ADVERTISEMENT

Tema United by Unique atau Bersatu karena Keunikan menyoroti fakta bahwa setiap orang memiliki kisah, kebutuhan, perspektif, dan situasi yang unik dalam melawan kanker. Keadaan tersebut perlu dipertimbangkan untuk membentuk sistem perawatan dan kesehatan.

Tujuan Hari Kanker Sedunia 2026

Melalui tema United by Unique atau Bersatu karena Keunikan yang ditentukan oleh UICC bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai variasi perawatan kanker yang diderita oleh manusia dan saling mengadaptasi.

Perjalanan tiga tahun melalui tema ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh manusia hingga lembaga untuk memahami pentingnya perawatan yang penuh kasih sayang dan personal sehingga dapat mengambil langkah nyata.

Setiap orang, komunitas, hingga lembaga yang berkontribusi dalam acara tahunan kali ini, percaya bahwa tema United by Unique atau Bersatu karena Keunikan yang diterapkan tahun ini merupakan langkah nyata untuk melawan kanker.

Sejarah Ditetapkannya Hari Kanker Sedunia

Hari Kanker Sedunia diinisiasi oleh lembaga internasional United for International Cancer Control (UICC). UICC merupakan menyatukan dan mendukung para penyintas penyakit kanker yang berupaya untuk mengurangi beban kanker di dunia.

Hari Kanker Sedunia didirikan pada tahun 2000 untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker, mendorong pencegahannya, dan memobilisasi tindakan untuk mengatasi epidemi kanker secara global.

UICC mengajukan kampanye ini untuk melayani berbagai komunitas yang menaungi para penyintas kanker yang ada di seluruh dunia dengan menawarkan perangkat dan panduan untuk mendorong organisasi di bawahnya mengenai Hari Kanker Sedunia yang akan dijalankan sesuai tema.

Selain itu, UICC akan berusaha untuk memanfaatkan peluang media digital, tradisional, dan media sosial, untuk terus meningkatkan kesadaran publik mengenai penyakit kanker serta terus mendukung para penyintas kanker yang berada disekitarnya.

Berkat dukungan berkelanjutan dari para anggota dan para mitra yang bekerjasama dengan UICC, akhirnya 4 Februari dalam kalender ditetapkan sebagai World Cancer Day atau Hari Kanker Sedunia yang setiap tahun diperingati secara global.

Pentingnya Hari Kanker Sedunia

Secara global, kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penyakit ini menyebabkan sekitar 10 juta orang meninggal karena kanker setiap tahunnya dan bahkan, 70 persen angka kematian akibat kanker terjadi pada negara berkembang.

Selain itu, diketahui juga bahwa setiap tahun, sekitar 400 ribu anak menderita kanker. Sementara itu, untuk jenis kanker yang paling umum diderita juga berbeda-beda setiap negara. Namun, kanker serviks adalah yang paling umum di 23 negara.

Di Indonesia, kanker merupakan penyebab kematian terbesar ke-3 dengan jumlah kematian tertinggi yang diakibatkan oleh kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal dan kanker hati.

Oleh karena itu, Hari Kanker Sedunia lebih dari sekedar dari peringatan dalam kalender. Acara ini diharapkan dapat dilihat dan didengar oleh orang-orang di seluruh dunia. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menginspirasi perubahan dan tindakan yang berkelanjutan untuk melawan dan menekan kematian akibat penyakit kanker.

Demikianlah, penjelasan mengenai Hari Kanker Sedunia 2026, meliputi tema, sejarah, dan tujuannya. Semoga bermanfaat, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads