Dampak Hujan Angin di Sleman: 137 Rumah Rusak-1 Orang Terluka

Dampak Hujan Angin di Sleman: 137 Rumah Rusak-1 Orang Terluka

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 18 Jan 2026 08:29 WIB
Petugas gabungan saat melakukan penanganan dampak hujan angin di Sleman, Sabtu (17/1/2026).
Petugas gabungan saat melakukan penanganan dampak hujan angin di Sleman, Sabtu (17/1/2026). Foto: Dok BPBD Sleman
Sleman -

Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Sleman, pada Sabtu (18/1) siang hingga malam. Akibatnya, ratusan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, puluhan pohon tumbang menimpa berbagai fasilitas umum, dan satu orang luka.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Sleman, tercatat ada 47 titik pohon tumbang yang tersebar di beberapa kapanewon (kecamatan). Selain itu, dampak angin kencang juga merusak total 137 rumah warga.

"Berdasarkan data yang masuk hingga pukul 24.00 WIB, tercatat ada 137 rumah warga yang terdampak, baik rusak ringan maupun berat," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro saat dihubungi wartawan, Minggu (18/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang merinci, dari total rumah yang terdampak, sebanyak 135 unit mengalami rusak ringan dan 2 unit mengalami rusak berat. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap karena tertimpa pohon atau genting yang beterbangan disapu angin.

ADVERTISEMENT

Tak hanya rumah, cuaca ekstrem ini juga merusak 4 kandang ternak, 9 jaringan listrik, dan satu unit mobil. Estimasi total kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp 261,9 juta.

"Petir menyambar jaringan listrik, lampu dan beberapa kabel listrik hangus terbakar dan pemilik rumah terkena efek dampak sambaran petir mengakibatkan luka-luka di bagian punggung dan kaki terasa sakit bila jalan. Namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelasnya.

Bambang melanjutkan, wilayah yang paling parah terdampak adalah Kapanewon Pakem. Di daerah ini, laporan kerusakan masuk dari puluhan titik, mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga atap-atap rumah yang kabur terbawa angin.

"Kapanewon Pakem dilaporkan ada 137 titik dampak hujan angin," ujarnya.

Selain Pakem, dampak kerusakan juga dilaporkan terjadi di Kapanewon Cangkringan, Ngaglik, dan Turi. Di Kapanewon Cangkringan, sejumlah pohon besar jenis akasia dan mahoni tumbang menimpa rumah warga dan jaringan listrik hingga padam.

"Sementara di Ngaglik, selain pohon tumbang, dilaporkan terjadi talud jalan yang longsor di wilayah Sardonoharjo," ujarnya.

Bambang melanjutkan, tim gabungan dari BPBD Sleman, SAR, TNI, Polri, relawan, dan warga sampai saat ini masih melakukan upaya pembersihan di lokasi kejadian.

"Upaya pemotongan pohon yang melintang di jalan dan menimpa rumah sudah dilakukan oleh tim gabungan di lapangan," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads