Doa Awal Tahun 2026 Sesuai Sunnah Rasulullah: Waktu Membaca dan Keutamaannya

Anindya Milagsita - detikJogja
Rabu, 31 Des 2025 16:22 WIB
Ilustrasi berdoa awal tahun 2026. Foto: H9images/Freepik
Jogja -

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh seorang muslim dalam menyambut pergantian Tahun Baru 2026. Salah satunya dengan banyak-banyak beramal baik dan juga bermuhasabah diri, misalnya saja mengamalkan doa awal tahun yang semata-mata ditujukan kepada Allah SWT.

Anjuran untuk berdoa telah tertuang di dalam ayat suci Al-Quran. Seperti halnya dijelaskan dalam buku 'Agar Doa Dikabulkan Allah' karya Nor Kholish Reefani, dengan berdoa seorang hamba bisa merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Hal ini disampaikan dalam firman Allah SWT melalui Surat Al-Baqarah ayat 186:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ۝١٨٦

Wa idzâ sa'alaka 'ibâdî 'annî fa innî qarîb, ujîbu da'watad-dâ'i idzâ da'âni falyastajîbû lî walyu'minû bî la'allahum yarsyudûn.

Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

Terlebih lagi berdoa bisa dilakukan kapan saja dan di mana pun seorang muslim berada. Termasuk saat menantikan pergantian tahun baru dalam penanggalan Masehi. Sebagai acuan dalam mengamalkannya, mari simak bacaan doa awal tahun sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Poin Utamanya:

  • Doa awal tahun bisa dibaca kapan saja selama ditujukan kepada Allah SWT, tetapi sebagian pandangan memberikan anjuran untuk membacanya setelah Maghrib.
  • Doa awal tahun sesuai sunnah Rasulullah SAW dapat diamalkan melalui versi doa melihat bulan sabit, "Allahuu akbar, alaahumma ahillahu 'alainaa bilamni wal iimaan, was salaamati wal islam, wat taufiiqi limaa tuhibbu rabbanaa wa tardhaa, rabbunaa wa rabbukallah".
  • Keutamaan membaca doa awal tahun adalah sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT, karena doa termasuk yang diperintahkan dalam Al-Quran sebagai sarana mendekatkan diri serta memohon perlindungan dan kebaikan sepanjang tahun.

Kapan Doa Awal Tahun Bisa Dibaca?

Mengenai waktu mengamalkan doa awal tahun, belum ada riwayat hadits maupun dalil di dalam Al-Quran yang menerangkannya secara gamblang. Artinya, doa awal tahun bisa diamalkan kapan saja, selama doa tersebut ditujukan kepada Allah SWT.

Namun, ada beberapa pandangan yang menyebut tentang waktu terbaik mengamalkan doa di awal tahun. Menurut buku karya KH Choer Affandi yang berjudul 'La Tahzan Innallaha Ma'ana', doa awal tahun bisa dibaca setelah sholat Maghrib. Dalam hal ini, awal tahun yang dimaksud adalah dalam penanggalan Hijriah atau Islam.

Sebab, di dalam penanggalan Hijriah atau Islam, pergantian hari terjadi setelah matahari terbenam atau saat Maghrib tiba. Inilah yang membuat waktu tersebut dianggap yang paling utama untuk mengamalkan bacaan doa awal tahun.

Kendati begitu, ada waktu terbaik membaca doa secara umum yang mungkin bisa dijadikan sebagai sandaran dalam mengamalkannya. Dinukil dari buku 'Kitab Munajatun Nisa Doa-doa Mustajab Khusus Wanita' tulisan Ibnu Watiniyah, salah satu waktu terbaik membaca doa adalah saat seorang hamba bersujud kepada Allah SWT. Sebagaimana disampaikan dalam sabda Rasulullah SAW:

"Waktu yang paling dekat antara hamba dengan Tuhannya ialah waktu sujud. Maka perbanyaklah doa pada waktu tersebut." (HR. Muslim)

Bacaan Doa Awal Tahun Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Sejatinya, ada berbagai versi doa awal tahun yang bisa diamalkan oleh setiap muslim. Mari mengawalinya dengan sebuah doa yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW.

Biasanya saat melihat bulan sabit, Rasulullah SAW senantiasa membaca doa. Bulan sabit yang dimaksud adalah saat bulan baru dalam kalender Hijriah tiba. Kendati awal tahun baru Masehi yang ditandai pada bulan Januari tidak termasuk dalam bulan Qamariah, tetapi tidak ada salahnya mengamalkan doa demi kebaikan.

Melalui buku '165 Kebiasaan Nabi SAW' karya Abduh Zulfidar Akaha, terdapat sebuah doa yang dibaca oleh Rasulullah saat memulai hari pertama di sebuah bulan yang baru. Sebagaimana diriwayatkan dari At-Tirmidzi dari Thalhah bin Ubaidillah Radhiyallahu Anhu:

أَنَّ النَّبِيَّ كَانَ إِذَا رَأَى الْهِلَالَ قَالَ اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ، هلالُ رُشْدِ وَخَيْرِ. (رواه الترمذى)

"Bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, apabila melihat bulan, beliau membaca 'Allaahumma ahlilhu 'alainaa bil yumni wal iimaani was salaamati wal islaam, rabbii wa rabbukallaah, hilaalu rusydin wa khair'," (HR. At-Tirmidzi)

Bagi kaum muslim yang hendak mengamalkan doa Rasulullah SAW saat melihat bulan sabit, terdapat bacaan yang bisa diikuti. Menukil dari buku 'Doa-Doa Rasulullah Sehari-Hari dan Sepanjang Masa' tulisan Luthfi Yansyah, berikut doa yang dimaksud:

اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ رَبَّنَا وَتَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ

Allahuu akbar, alaahumma ahillahu 'alainaa bilamni wal iimaan, was salaamati wal islam, wat taufiiqi limaa tuhibbu rabbanaa wa tardhaa, rabbunaa wa rabbukallah.

Artinya: "Allah Maha Besar. Ya Allah, tampakkanlah awal bulan itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam serta mendapat petunjuk untuk menjalankan apa yang Engkau senang dan ridha. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan sabit) adalah Allah."

Sementara itu, terdapat bacaan doa awal tahun versi lainnya yang bisa menjadi acuan bagi kaum muslim dalam mengisi tahun yang baru. Di dalam buku 'Doa Harian Pengetuk Pintu Langit' tulisan H Hamdan Hamedan, MA, berikut doa awal tahun yang bisa diamalkan:

اللَّهُمَّ أَنتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ المُعَوَّلُ. وَهَذَا عَامُ جَدِيدُ قَدْ أَقْبَلَ أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَاتِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاسْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

"Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa kariimi juudikal mu'awwal. Wa haadza 'aamun jadiidun qad aqbala. As-alukal 'ishmata fiihi minas- syaithaani wa auliyaa'ih, wal 'auna 'alaa haadzihin nafsil ammaarati bis-suu'i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam."

Artinya: "Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

Keutamaan Membaca Doa Awal Tahun Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Mengamalkan doa awal tahun diharapkan bisa memberikan keutamaan bagi kaum muslim. Terlebih saat melakukannya dengan berharap meraih kebaikan dari Allah SWT. Sebab, banyak-banyak berdoa kepada Allah SWT menjadi bagian dari ibadah dan juga ketaatan kepada-Nya.

Dalam hal ini, perintah berdoa telah disampaikan dalam ayat suci Al-Quran. Sebagaimana penjelasan di dalam buku 'Doa dalam Al-Quran dan Sunnah' karya M Quraish Shihab, Allah SWT berfirman di dalam Al-Quran Surat Al-Furqan ayat 77 bahwa:

قُلْ مَا يَعْبَؤُا بِكُمْ رَبِّيْ لَوْلَا دُعَاۤؤُكُمْۚ فَقَدْ كَذَّبْتُمْ فَسَوْفَ يَكُوْنُ لِزَامًاࣖ ۝٧٧

Qul mâ ya'ba'u bikum rabbî lau lâ du'â'ukum, fa qad kadzdzabtum fa saufa yakûnu lizâmâ.

Artinya: "Katakanlah (wahai Nabi Muhammad kepada siapa pun): 'Tuhan (Pemelihara dan Pembimbing)-ku tidak akan mengindahkan kamu, (siapa pun kamu) tanpa doa (ibadah) kamu yang tulus kepada-Nya semata)."

Keutamaan berdoa kepada Allah SWT secara tulus dan ikhlas juga telah tercantum di dalam Al-Quran surat yang lain. Misalnya saja di Surat Ghafir ayat 60 yang menerangkan Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠

Wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.

Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina'."

Itulah tadi pembahasan mengenai doa awal tahun 2026 sesuai sunnah Rasulullah SAW yang bisa diamalkan pada pergantian tahun yang baru beserta keutamaan mengamalkannya. Semoga membantu.



Simak Video "Video Nostalgia Game Jadul di CES 2026: Ada Pinball hingga Pac-Man"

(par/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork