Suasana unjuk rasa berujung rusuh di depan Polda DIY sempat lengang. Beberapa massa masih bertahan begitu juga dengan polisi yang berjaga.
Dari pantauan detikJogja pukul 22.39 WIB, massa yang bertahan berada di sisi Timur Mapolda DIY. Sempat terjadi penembakan gas air mata oleh kepolisian.
Beberapa massa sempat berupaya masuk ke Mapolda DIY dari sisi Selatan atau lewat gang Jalan Kaliwaru. Suasana di Mapolda DIY pun suram karena lampu-lampu dimatikan. Gas air mata beberapa kali ditembakkan untuk memukul mundur peserta aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, kerumunan massa di depan Mapolda DIY juga sempat merusak mobil polisi yang lewat di lokasi. Terlihat mobil bertulis Polresta Surakarta yang melintas menjadi sasaran amuk massa.
Sebelumnya, Humas Aliansi Jogja Memanggil, Bungkus, menyebut aksi ini dilakukan untuk menuntut kasus meninggalnya pengemudi ojol Affan Kurniawan diusut tuntas.
"Usut tuntas represivitas polisi dan hukum mati untuk penabrak Affan Kurniawan, 135 korban Kanjuruhan, pembunuh Afif Maulana dan Gamma, serta seluruh brutalitas lainnya di lapangan," kata Bungkus saat ditemui di titik kumpul aksi, Universitas Islam Indonesia (UII), Cik Di Tiro, Kota Jogja.
Sebagai informasi, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat demo di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8) malam. Tujuh anggota Brimob yang berada dalam mobil saat kejadian kini menjalani patsus.
Baca juga: Massa Rusak Pos Polisi Condongcatur Sleman |
(apu/afn)
Komentar Terbanyak
Pengakuan Pacar-pacar Eks Dirut Taspen Kosasih, Dikado Mobil-Dibelikan Tas LV
Pihak Keluarga Sebut Persiapan Arya Daru ke Finlandia Tepis Anggapan Bunuh Diri
Kala UGM Buka-bukaan Tegaskan Lagi Keaslian Ijazah Jokowi