Wisata Edukasi Astronomi, Ini Planetarium dan Observatorium di Jatim

Maratus Sholikah - detikJatim
Selasa, 13 Okt 2026 11:45 WIB
Ilustrasi planetarium dan observatorium. Foto: Gemini AI
Surabaya -

Mengenal benda-benda langit hanya bisa dilakukan melalui buku atau internet. Di Jawa Timur, ada sejumlah tempat yang bisa menjadi tujuan wisata edukasi untuk mengenal astronomi, mulai dari mempelajari planet dan tata surya hingga mengamati objek langit.

Keberadaan planetarium dan observatorium ini bisa menjadi pilihan wisata edukasi, terutama bagi masyarakat yang tertarik dengan dunia antariksa. Lantas, apa saja planetarium dan observatorium yang ada di Jawa Timur?

Mengenal World Space Week, Pekan Antariksa Dunia

Melansir National Today, Pekan Antariksa Dunia atau World Space Week berawal dari kegiatan yang digagas World Space Week Association (WSWA) pada 1980. Saat itu, perayaan berlangsung pada 16-24 Juli untuk memperingati pendaratan manusia pertama di bulan.

Pada 1999, Majelis Umum PBB menetapkan 4-10 Oktober sebagai tanggal peringatan World Space Week setiap tahun. Perayaan pertamanya digelar pada 2000 dengan WSWA sebagai koordinator global.

Kini, Pekan Antariksa Dunia menjadi ajang internasional untuk mengenalkan manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi antariksa kepada masyarakat. Kegiatannya beragam, mulai dari program edukasi di sekolah, pameran, hingga acara di planetarium.

Apa Itu Planetarium dan Observatorium?

Planetarium merupakan tempat untuk mempelajari astronomi melalui simulasi atau peragaan langit dan benda-benda langit. Dengan teknologi proyeksi, pengunjung dapat melihat simulasi langit malam sekaligus mengenal berbagai objek dan fenomena astronomi.

Sementara itu, observatorium merupakan tempat untuk mengamati benda-benda langit menggunakan teleskop dan instrumen astronomi lainnya. Selain mendukung penelitian, observatorium juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk mengenal astronomi lebih dekat.

Dengan fungsi yang berbeda, planetarium dan observatorium dapat menjadi pilihan wisata edukasi bagi masyarakat yang ingin mempelajari astronomi dan mengenal benda-benda langit.

Planetarium dan Observatorium di Jawa Timur

Di Jawa Timur, terdapat sejumlah tempat yang bisa dikunjungi untuk mempelajari astronomi, mulai dari mengenal tata surya melalui simulasi hingga mengamati benda-benda langit menggunakan teleskop. Berikut daftar planetarium dan observatorium di Jawa Timur yang bisa menjadi pilihan wisata edukasi.

1. Planetarium Ranting Sewu Park

Ranting Sewu Park merupakan destinasi wisata edukasi di Desa Duren Sewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Tempat ini memiliki fasilitas untuk mengenalkan astronomi kepada pengunjung, mulai dari planetarium hingga teropong bintang.

Planetarium Ranting Sewu Park menyajikan visualisasi tata surya, planet, dan benda-benda langit. Wahana ini dapat membantu pengunjung, khususnya siswa TK hingga SD, mempelajari astronomi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Sementara itu, teropong bintang menjadi sarana untuk mengenal dan mengamati objek langit. Ranting Sewu Park buka setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB. Untuk menikmati wahana planetarium, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp 20.000.

2. Planetarium Observatorium Astronomi Karangasem

Planetarium Observatorium Astronomi Karangasem (Poskal) berada di Gedung Poskal Sendangduwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Poskal awalnya dibangun untuk mendukung kegiatan rukyatul hilal, yakni pengamatan hilal secara langsung untuk menentukan awal bulan dalam kalender Hijriah.

Selain untuk kegiatan tersebut, fasilitas observatorium ini juga mendukung pembelajaran astronomi dan pengenalan fenomena benda-benda langit.

Selain untuk kegiatan tersebut, fasilitas observatorium ini juga mendukung pembelajaran astronomi dan pengenalan fenomena benda-benda langit. Poskal diharapkan dapat menjadi pilihan wisata edukasi dan religi di Lamongan.

3. Planetarium Museum TNI AL Jala Crana Surabaya

Planetarium Museum TNI AL Loka Jala Crana berada di kawasan Museum TNI AL Loka Jala Crana, Akademi TNI Angkatan Laut, Surabaya. Awalnya, planetarium ini digunakan sebagai sarana pembelajaran astronomi bagi Taruna Angkatan Laut.

Sejak 1973, planetarium tersebut dibuka untuk masyarakat umum. Pengunjung dapat mempelajari astronomi dan mengenal berbagai benda langit melalui fasilitas ini. Gedung planetarium ini juga menjadi salah satu bangunan cagar budaya.

Sementara itu, Museum TNI AL Loka Jala Crana sendiri menyimpan berbagai peralatan dan sarana yang berkaitan dengan TNI Angkatan Laut. Museum ini berlokasi di Jalan Moro Krembangan, Surabaya.

Planetarium dan observatorium di Jawa Timur bisa menjadi pilihan wisata edukasi bagi masyarakat yang ingin mengenal astronomi dan menambah pengetahuan tentang tata surya serta benda-benda langit.

Sebelum berkunjung, masyarakat sebaiknya mencari tahu fasilitas yang tersedia, jam operasional, serta ketentuan tiket di masing-masing lokasi agar kunjungan berjalan sesuai rencana.



Simak Video "PDI Perjuangan Jatim Bagikan 1.000 Paket Bansos"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork