Setelah Bromo, kini seluruh jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi ditutup total mulai Rabu 19 Agustus 2026. Kebijakan ini diambil menyusul temuan titik api kebakaran hutan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo pada Selasa 18 Agustus 2026.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini membenarkan bahwa jalur pendakian telah ditutup sementara demi keselamatan para pendaki serta upaya pemulihan ekosistem.
"Kebakaran terpantau dari kemarin, sehingga kita putuskan hari ini kita tutup untuk empat jalur pendakian Arjuno-Welirang," kata Tyas, sapaan akrabnya saat dihubungi detikJatim, Rabu (19/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan ini mencakup seluruh jalur pendakian yang menuju ke Gunung Arjuno-Welirang hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Giliran Gunung Arjuno-Welirang yang pendakiannya tiba-tiba ditutup. Penyebabnya karena ada temuan titik api kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Istimewa) |
"Empat jalur pendakian menuju Arjuno-Welirang kita tutup semua, tutup total," tegasnya.
Bagi para calon pendaki yang sudah terlanjur memesan tiket pendakian, pihak pengelola menyediakan skema penjadwalan ulang (reschedule).
Pendaki juga bisa mengajukan reschedule melalui nomor WhatsApp resmi Customer Service Tahura Raden Soerjo di 0851-5657-9564 setelah jalur kembali dibuka, dengan batas waktu hingga 1 tahun.
Saat ini petugas dari Tahura Raden Soerjo bersama dengan tim gabungan, BPBD, relawan hingga masyarakat tengah berupaya melakukan pemadaman pada titik lokaso kebakaran di kaki Gunung Arjuno.

