Kawasan Gunung Bromo kembali menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi favorit saat libur Lebaran 2026. Lonjakan wisatawan yang signifikan membuat jalur menuju spot utama dipadati kendaraan, bahkan hingga memicu antrean panjang yang viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan lautan jip wisata mengular di jalur menanjak menjadi sorotan publik. Kepadatan ini tak lepas dari pertemuan arus wisatawan dari berbagai pintu masuk, menjadikan sejumlah titik krusial seperti Simpang Dingklik mengalami penumpukan kendaraan.
Berikut 5 fakta antrean jip Bromo saat libur Lebaran 2026:
1. Antrean Panjang Terjadi di Simpang Dingklik
Kepadatan kendaraan terjadi di Simpang Dingklik yang dikenal sebagai titik temu arus wisatawan dari Malang, Pasuruan, dan Probolinggo, sehingga jalur ini menjadi "leher botol" yang memperlambat pergerakan kendaraan menuju Penanjakan.
Antrean panjang tersebut bahkan tampak mengular di jalur menanjak dan menjadi viral karena memperlihatkan skala kepadatan yang tidak biasa dibandingkan hari normal.
"Betul, itu di Persimpangan Dingklik menuju Pananjakan, titik pertemuan kendaraan roda 4 dari 3 pintu masuk di Malang, Pasuruan, dan Probolinggo," ujar Ketua Tim Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan TNBTS, Hendra Wisantara, saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (23/3/2026).
2. Lonjakan Wisatawan Capai 30-40 Persen
Arus kunjungan wisata selama momen Lebaran meningkat tajam hingga mencapai hampir 30-40 persen dibandingkan hari biasa, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berlibur ke Bromo.
Lonjakan ini bahkan sudah mulai terlihat sejak malam hari sebelumnya, dengan dominasi wisatawan pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk mencapai kawasan wisata.
"Lonjakan kunjungan wisata selama momen lebaran Idul Fitri ini mencapai hampir 30-40% dibanding hari-hari biasa," kata Hendra.
Simak Video "Serunya Masak Bareng Chef Profesional di Malang"
(auh/hil)