Wisata Endel Park di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik resmi beroperasi. Peresmian destinasi wisata berbasis desa tersebut dilakukan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.
Dalam kesempatan itu, dr Alif mendorong pengelola dan masyarakat setempat memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk menarik minat wisatawan.
"Kita harus memanfaatkan media sosial sebagai jembatan untuk menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah. Apalagi sebentar lagi libur Lebaran, wisata ini akan jadi jujukan saat libur Lebaran," kata Alif, Kamis (12/3/2026).
Menurut dr Alif, media sosial saat ini menjadi alat pemasaran yang efektif untuk berbagai sektor, termasuk pariwisata. Oleh sebab itu, promosi digital dinilai penting untuk memperkenalkan destinasi wisata baru kepada masyarakat luas.
Selain itu, ia berharap keberadaan wisata tersebut mampu memberikan dampak positif bagi warga sekitar. Terutama dalam membuka lapangan kerja baru serta menggerakkan perekonomian desa.
"Harus bisa berdampak positif untuk masyarakat setempat, menggerakkan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
dr Alif juga menekankan pentingnya pengelolaan wisata secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, masyarakat hingga komunitas lokal.
"Selain itu, diperlukan partisipasi aktif dari kelompok-kelompok masyarakat di sini, baik dalam menjaga lingkungan, fasilitas wisata, maupun dalam mengembangkan ide-ide kreatif untuk meningkatkan daya tarik wisata," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Golokan Muslikan mengatakan, Endel Park dibangun di atas lahan Tanah Kas Desa (TKD) seluas sekitar lima hektare. Wisata buatan berbasis desa tersebut diharapkan menjadi destinasi wisata keluarga yang ramah anak di wilayah Gresik utara.
Ia menjelaskan, nama Endel Park diambil dari nama wilayah setempat yang sejak lama dikenal warga sebagai tanah endel.
"Lokasi wisata ini berada di kawasan yang sejak dulu dikenal warga sebagai tanah endel. Lahan ini memang wilayah endel, sehingga kami beri nama Endel Park agar tetap memiliki nilai historis dan kearifan lokal," terangnya.
Muslikan menambahkan, sejumlah wahana yang telah disiapkan. Di antaranya kolam renang, pujasera, bianglala, rainbow slide atau seluncuran, serta area pemancingan.
"Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, Endel Park diharapkan tidak hanya menjadi destinasi hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian desa dan membuka peluang usaha bagi warga sekitar," bebernya.
Simak Video "Video: Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Ada 2 Gelombang"
(auh/hil)