Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, menjadi salah satu destinasi favorit pemudik lebaran setiap tahunnya. Setiap memasuki musim liburan, termasuk menjelang Lebaran tahun ini, kawasan wisata tersebut selalu dipadati pengunjung.
Lonjakan wisatawan ini bahkan sudah terjadi sejak destinasi tersebut dibuka pada 2023 lalu. Kepadatan kendaraan kerap terjadi di sepanjang jalur menuju lokasi wisata yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut.
Selain menjadi tujuan rekreasi saat libur panjang, selama bulan Ramadan ini kawasan Jolotundo juga ramai didatangi pengunjung yang ingin berbuka puasa sambil menikmati panorama alam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Udara yang sejuk serta lanskap hutan pinus dan aliran sungai alami menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
"Hawanya dingin dan sejuk, pemandangannya juga bagus banget. Saya sudah beberapa kali ke sini. Sekarang ajak anak istri buka puasa sambil refreshing," ujar Yosep Joko Darmono, pengunjung asal Kota Kediri, Jumat (13/3/2026).
Di Jolotundo tersedia berbagai spot estetik yang kerap menjadi incaran pengunjung untuk berfoto. Mulai dari jembatan gantung di atas sungai alami, area kafe bernuansa alam, hingga panorama hutan pinus yang asri.
Pengunjung juga dapat mencoba sejumlah wahana seperti berkuda, kendaraan ATV, hingga menikmati paket menginap di glamping yang berada di tengah alam.
Owner Jolotundo Glamping & Edu Park, Ridhan Nandari, mengatakan setiap libur panjang jumlah pengunjung selalu mengalami peningkatan signifikan.
Menariknya, pihak pengelola tidak memberlakukan tiket masuk bagi wisatawan.
"Pengunjung hanya membayar biaya parkir. Sepeda motor Rp 5 ribu, mobil Rp 10 ribu, sedangkan Elf dan bus Rp 15 ribu. Setelah itu pengunjung bebas menikmati kawasan wisata hingga malam hari," ujarnya.
Ridhan menambahkan, wisatawan baru dikenakan biaya ketika membeli makanan dan minuman di kafe atau menggunakan wahana yang tersedia.
Suasana di Jolotundo Glamping & Edu Park Foto: Bakrie/detikjatim) |
Pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Nganjuk dan sekitarnya, tetapi juga dari berbagai kota besar seperti Surabaya hingga Jakarta.
Bahkan, destinasi ini juga sudah menarik perhatian wisatawan mancanegara dari Inggris, Swedia, Jepang, hingga Cina.
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur Lebaran, pengelola baru-baru ini juga memperluas area parkir kendaraan.
Langkah tersebut dilakukan berkaca dari pengalaman sebelumnya ketika terjadi kepadatan lalu lintas hingga menghambat jalur menuju kawasan wisata Air Terjun Roro Kuning. Lokasi Jolotundo memang berada di jalur yang sama dengan destinasi air terjun tersebut.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Nganjuk, Gunawan Widagdo, membenarkan bahwa Jolotundo Glamping & Edu Park saat ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di wilayahnya.
Menurutnya, selain warga lokal, tempat wisata tersebut juga menjadi jujugan para pemudik yang pulang kampung saat libur Lebaran.
"Jolotundo sekarang menjadi salah satu destinasi favorit di Nganjuk. Setiap musim liburan, termasuk saat Lebaran, selalu ramai dikunjungi wisatawan maupun pemudik yang ingin menikmati wisata alam di lereng Gunung Wilis," pungkasnya.
(ihc/dpe)












































