Pemkot Surabaya Bakal Gunakan Bus Listrik Limpahan G20 di Jalur Wisata

Pemkot Surabaya Bakal Gunakan Bus Listrik Limpahan G20 di Jalur Wisata

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 13 Nov 2022 16:21 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Pemkot Surabaya bakal menerima limpahan bus listrik G20. Kira-kira, bakal digunakan untuk apa puluhan bus tersebut?

Pemkot Surabaya telah mempersiapkan lokasi charging station untuk 30 bus listrik limpahan dari G20.

Nantinya, bus listrik G20 akan beroperasi melewati tempat-tempat wisata, seperti Suroboyo Bus. Itu seperti yang disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Kita kan ada bus setelah G20, maka kita lihat seperti di Romokalisari kan ada Surabaya Bus. Kita lewatkan di sana juga," kata Eri kepada wartawan, Minggu (13/11/2022).

Transportasi listrik itu akan beroperasi pada 2023. "Karena di tahun 2023 kita akan membeli feeder-feeder seperti mini bus untuk angkutan tapi menggunakan listrik. Itu akan membantu nanti," ujarnya.

Sebelumnya, Kasi Angkutan Jalan dan Penumpang Dishub Surabaya Ali Mustofa mengatakan, 30 bus listrik itu akan terintegrasi dengan Surabaya Bus, Trans Semanggi Surabaya hingga feeder. Operatornya akan ditunjuk langsung oleh Kemenhub untuk melayani masyarakat.

Kemudian untuk rutenya, akan diatur menjadi dua rute. Yakni rute Terminal Purabaya-Ir Soekarno (Merr)-Kenjeran, lalu Tunjungan-Terminal Benowo-GBT via Banyu Urip.

"Untuk pengguna Suroboyo Bus dan feeder bisa menggunakan aplikasi GOBIS. Sedangkan pengguna Trans Semanggi Surabaya bisa menggunakan aplikasi Teman Bus yg bisa diunduh di AppStore dan Play Store," jelasnya.

Tarif bus listrik Rp 5 ribu. Diharapkan dengan adanya transportasi massal tambahan, masyarakat bisa memanfaatkan angkutan umum.

"Pelayanan angkutan umum sudah terintegrasi. Sehingga mengurangi penggunaan pemakaian kendaraan pribadi," pungkasnya.



Simak Video "Gedung-gedung Tinggi di Surabaya Disemprot Disinfektan"
[Gambas:Video 20detik]
(sun/iwd)