Nikmatnya Nongkrong Ditemani Gemericik Aliran Sungai di Lumajang

Nurhadi Wicaksono - detikJatim
Senin, 15 Agu 2022 20:50 WIB
Kafe Kali Sejuk
Makan dan minum ditemani gemericik aliran air di Kafe Kali Sejuk (Foto: Nurhadi Wicaksono)
Lumajang -

Menikmati kuliner hingga ditemani minuman segar mungkin sudah biasa dilakukan di kafe. Namun, bagaimana jika nongkrong ditemani gemericik dan segarnya aliran sungai?

Jika ingin suasana ini, datang saja ke kafe Kali Sejuk di Desa Purwosono, Sumbersuko, Lumajang. Di tempat ini, pengunjung dapat menikmati hidangan tradisional hingga minuman hangat dan segar di tengah aliran sungai.

Di sini, pengunjung bisa memilih tempat duduk di aliran sungai yang jernih sambil menikmati suara gemericik air. Ada pula rindangnya pohon bambu yang turut menambah syahdu suasana.

Kafe Kali SejukKafe Kali Sejuk (Foto: Nurhadi Wicaksono)

"Di kali sejuk ini para pengunjung bisa menikmati hidangan dialiran sungai. Selain itu juga bersantai di ruang terbuka dengan udara yang segar," ujar Pengelola kali sejuk, Hendrik Dwi Martono kepada detikJatim, Senin (15/8/2022).

Pengunjung juga tak perlu takut meja dan kursi dari kayu tersebut hanyut. Karena, arus sungai dengan lebar 3 meter tersebut begitu tenang.

Tak hanya itu, anak-anak juga bisa mandi di sungai karena air sungainya dangkal. Suasana nyaman dan berkesan, menjadi daya tarik para pengunjung untuk datang ke tempat ini. Sehingga, tak jarang para pengunjung berswafoto di tempat ini.

"Di sini suasananya nyaman udaranya sejuk serta bisa menikmati makanan di atas aliran sungai sambil mendengarkan suara gemericik air," ujar salah satu pengunjung Nur Laela.

Kafe yang berdiri sejak awal tahun 2021 ini dikelola Pemerintah Desa Purwosono. Untuk masuk di tempat ini, pengunjung cukup membayar uang parkir sebesar Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu bagi pengunjung yang datang, mencuci tangan, mewajibkan memakai masker serta menjaga jarak.



Simak Video "Festival Ketan Lumajang Gelar Sedekah Hasil Gunungan dan Olah Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/iwd)