Ribuan Pendaki akan Bentangkan Merah Putih 400 Meter di Puncak Penanggungan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 09 Agu 2022 18:23 WIB
gunung penanggungan
Gunung Penanggungan Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Ribuan pendaki diprediksi merayakan HUT ke-77 RI di Puncak Gunung Penanggungan, Mojokerto. Tak sekadar upacara, para pendaki juga akan membentangkan bendera merah putih sepanjang 400 meter di Puncak Pawitra.

Jalur pendakian favorit di kalangan pecinta alam adalah Tamiajeng di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Rute pendakian ini dikelola Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sumber Lestari.

Sekretaris LMDH Sumber Lestari Khoirul Anam memperkirakan 4.000 pendaki bakal merayakan HUT Kemerdekaan RI di puncak Gunung Penanggungan 17 Agustus. Ribuan pendaki bakal mengikuti upacara di 2 lokasi. Yaitu di puncak bayangan sekitar 1.200 mdpl dan di puncak Penanggungan yang biasa disebut Pawitra 1.653 mdpl.

"Pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI kami kerja sama dengan komunitas-komunitas. Upacara di puncak penanggungjawabnya Team Stress Adventure (TSA), yang di puncak bayangan koordinatornya Indonesian Eagle Surabaya," kata Anam kepada detikJatim, Selasa (9/8/2022).

Khusus HUT Kemerdekaan RI, lanjut Anam, pihaknya mengizinkan para pendaki untuk mendirikan tenda di puncak Pawitra. Kebijakan ini untuk mengantisipasi membeludaknya pendaki yang bermalam di puncak bayangan Gunung Penanggungan.

"Kalau pendakian reguler kan tidak kami izinkan camping di puncak. Khusus even 17 Agustus kami izinkan karena banyak orang. Kapasitas puncak 200 tenda masih masuk, kapasitas besar di puncak bayangan kira-kira sampai 2.000 orang," terangnya.

Ketua Team Stress Adventure (TSA) Anang Budi Prasetyo menjelaskan, perayaan HUT Kemerdekaan RI di Gunung Penanggungan diawali dengan kirab bendera merah putih dari Ubaya Training Center (UTC), Trawas ke pos Tamiajeng pada 16 Agustus pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, apel para pendaki di pos Tamiajeng melibatkan Muspika Trawas, Perhutani, BPBD dan Basarnas.

"Rencana kami ada kesenian Bantengan dan Ganongan di depan kirab bendera," jelasnya.

Dari Pos Tamiajeng, kata Anang, bendera pusaka sepanjang 400 meter dengan lebar 6 meter akan dipikul anggota TSA ke puncak bayangan. Bendera merah putih raksasa itu akan kembali dikirab dari puncak bayangan ke puncak Pawitra pada 17 Agustus pagi.

"Bendera sepanjang 400 meter itu akan dibentangkan melingkar di Puncak Pawitra melibatkan para pendaki yang ada di sana nanti. Tahun sebelumnya sampai 3.000 pendaki di puncak, beda dengan yang di puncak bayangan," ungkapnya.

Setelah bendera merah putih itu dibentangkan, para pendaki lainnya akan menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI di puncak Pawitra maupun di puncak bayangan.

"Kami ingin memperkuat nasionalisme sekaligus menghormati warisan para leluhur. Karena pawitra tempat suci para resi, banyak peninggalan bersejarah di gunung ini," tandasnya.



Simak Video "Momen Meriah Kirab Budaya 17 Agustus di Monas"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)