Tak ada lagi ruang untuk tergelincir bagi Madura United. Pertandingan terakhir musim ini kontra PSM Makassar menjadi partai hidup mati yang menentukan nasib Laskar Sapeh Kerrab di kompetisi kasta tertinggi.
Duel Madura United menjamu PSM Makassar pada pekan penutup Super League 2025/2026 akan tersaji di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Tekanan besar kini menyelimuti kubu Madura United yang berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin. Posisi Sapeh Kerrab belum benar-benar aman dari ancaman degradasi karena mereka hanya terpaut 1 angka dari kejaran Persis Solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah situasi krusial ini, pelatih interim Rakhmad Basuki menyebut Madura United amat butuh dukungan suporter. Ia berharap stadion dipenuhi reporter guna membakar semangat para pemain di atas lapangan.
"Kami juga butuh dukungan dari suporter. Mudah-mudahan mereka bisa hadir besok (hari ini), memberikan dukungan yang tentunya dengan cara yang baik, hingga memberikan energi yang lebih positif kepada pemain," tutur Rakhmad dalam jumpa pers jelang laga.
Baca juga: Madura United dan Beban di Partai Pamungkas |
Rakhmad pun melihat tekad itu sudah terlihat dalam diri para pemain sepanjang persiapan tim. Meski dibayangi tekanan besar, skuad Sapeh Kerrab disebut tetap menunjukkan gairah dan keyakinan untuk melewati situasi genting ini.
"Yang jelas, pemain semua akan berjuang untuk pertandingan besok (hari ini)," tandasnya.
Nasib Madura United di kasta tertinggi akan dipertaruhkan sore nanti. Mereka wajib menang untuk mengamankan posisi. Bilamana poin penuh gagal direngkuh, Sapeh Kerrab perlu bergantung pada hasil laga Persis Solo melawan Persita Tangerang.
