Persebaya Lolos Club Licensing, Penuhi Standar Profesional AFC

Persebaya Lolos Club Licensing, Penuhi Standar Profesional AFC

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Kamis, 14 Mei 2026 23:30 WIB
Skuad Persebaya Surabaya.
Skuad Persebaya Surabaya. (Foto: Istimewa/Dok Persebaya)
Surabaya -

Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang berhasil memperoleh status Granted dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026. Status tersebut menandakan Bajol Ijo dinilai memenuhi standar lisensi klub profesional yang ditetapkan operator kompetisi dan AFC.

Bajol Ijo dinyatakan lolos verifikasi sebab mampu memenuhi kelayakan lima aspek utama. Mulai dari sporting, infrastructure, personnel and administrative, legal, hingga financial.

Untuk kategori lisensi ACL 2, terdapat delapan klub yang dinyatakan memperoleh status Granted. Persebaya masuk dalam daftar tersebut bersama PSM Makassar, Borneo FC Samarinda, Persita, Dewa United Banten FC, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Status Granted menjadi pencapaian penting bagi Persebaya. Sebab, kategori ini menunjukkan klub mampu memenuhi syarat tanpa catatan sanksi tambahan dalam proses verifikasi lisensi.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa proses club licensing memiliki peran penting dalam mendorong klub-klub di Indonesia agar terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga keberlanjutan tata kelola mereka.

ADVERTISEMENT

"Club licensing bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik," tutur Asep Saputra dilansir dari website Ileague.

Sementara itu, Ketua Komite Club Licensing, Essy Asiah, menyebut proses lisensi klub menjadi instrumen penting untuk meningkatkan standar pengelolaan klub sepak bola Indonesia di berbagai aspek.

"Club Licensing merupakan bagian penting dalam meningkatkan standar profesionalisme klub sepak bola Indonesia, baik dari sisi sporting, infrastruktur, administrasi, legal, maupun finansial. Proses Club Licensing 2025/26 juga diiringi dengan pendampingan dan asistensi kepada klub agar implementasi standar AFC dapat berjalan lebih baik dari musim sebelumnya," ujar Essy Asiah.

Ia menambahkan, proses pendampingan tersebut dilakukan agar klub-klub peserta mampu memahami dan memenuhi standar yang ditetapkan AFC secara lebih maksimal dibanding musim-musim sebelumnya.

"Kami berharap langkah ini dapat terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan perkembangan sepak bola Indonesia ke depannya," tegasnya.

Keberhasilan memperoleh lisensi ACL 2 ini tentu menjadi modal positif bagi Persebaya dalam mengarungi kompetisi sebab memiliki validasi sebagai klub yang dinilai siap secara tata kelola dan operasional.



(ihc/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads