Ichsas Baihaqi perlahan mendapat tempat dalam skema permainan Persebaya di bawah komando pelatih Bernardo Tavares. Pada lima laga terakhir, ia dipercaya tampil sebagai pemain pengganti sebanyak empat kali.
Sebelumnya, ia pernah tampil dalam lima pertandingan sewaktu Persebaya ditangani Uston Nawawi usai didepaknya Eduardo Perez. Setelah kedatangan Tavares, ia perlu menunggu selama hampir empat bulan untuk dipercaya tampil di lapangan.
Ichsas kembali berlaga manakala Persebaya menjamu Madura United pada April lalu. Ia bermain selama 21 menit pada laga tersebut yang berakhir kekalahan 1-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesempatan besar kembali hadir untuknya saat Bajul Ijo menjalani Derby Jatim kontra Arema. Ia tampil dalam 30 menit sewaktu menumpas Singo Edan 4 gol tanpa balas. Semenjak itu, ia terus dipasang Tavares sebagai pemain pengganti hingga bersua Persis Solo.
Pada laga tersebut, ia beraksi dengan penuh tenaga sebagai dinamo lini tengah Persebaya. Sekalipun hanya 3 menit di lapangan, kinerjanya berhasil membantu tim merampas 1 poin dari Stadion Manahan.
"Hasil ini belum cukup memuaskan bagi kami karena sejak awal datang ke sini target kami adalah membawa pulang tiga poin," ujar Ichsas dalam jumpa pers usai laga kontra Persis.
Pemain berusia 19 tahun itu merasa kurang puas dengan hasil laga tersebut. Imbang dengan skor 0-0 tak cukup melegakan benak Ichsas yang melakoni setiap langkah di lapangan dengan motivasi tinggi.
"Namun hasil akhirnya belum berpihak kepada kami. Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga lawan yang juga sempat menciptakan kesempatan berbahaya. Pertandingan berjalan cukup ketat dan kedua tim sama-sama bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan," ungkapnya.
Terus tampil dalam 3 laga beruntun menjadi sinyal bahwa kini ia menjadi salah satu opsi andalan Tavares manakala sebelas pertama Persebaya mengalami kebuntuan.
Meskipun pada musim ini Ichsas belum tampil dengan menit bermain yang cukup banyak, setiap kesempatan tentu menjadi hal positif bagi perkembangannya. Ia bertekad terus menempa diri guna meningkatkan performanya.
"Ke depan kami harus terus melakukan evaluasi, memperbaiki kekurangan, dan bekerja lebih keras lagi agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik di pertandingan berikutnya," pungkasnya.
(auh/hil)











































