Persijap Jepara bertekad meraih hasil maksimal saat melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Pelatih Mario Lemos menyatakan bahwa Laskar Kalinyamat menyongsong laga ini dengan percaya diri guna membalas kekalahan 4-0 pada pertemuan pertama.
Duel Persebaya kontra Persijap diselenggarakan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB. Hingga saat ini, Laskar Kalinyamat berada di nomor 17 klasemen dengan 15 poin, sementara itu Bajol Ijo bertengger di urutan 5 dengan genggaman 35 angka.
Jelang menjamu Bajol Ijo, skuad Laskar Kalinyamat dalam keadaan prima. Pelatih Mario Lemos menyampaikan bahwa timnya telah mempersiapkan laga ini dengan sebaik mungkin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dalam kondisi bagus, pada laga ini semua pemain siap tampil. Kami mempunyai lima hari untuk mempersiapkan laga ini dan kami merasa percaya diri," tutur Mario Lemos dalam konferensi pers sebelum pertandingan.
Pelatih asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa pembenahan sektor pertahanan menjadi fokus utamanya dalam menyambut laga ini. Pasalnya, pada pekan lalu gawang timnya dirobek empat kali oleh Malut United.
"Tentu saja fokus utama pertahanan. Kami kebobolan empat gol pada pertandingan sebelumnya. Ini adalah hal yang perlu kami perkuat lebih baik lagi," imbuhnya.
Mario Lemos menegaskan bahwa pembenahan tak hanya dilakukan pada pertahanan saja. Melalui persiapan lima hari, ia mengungkapkan bahwa seluruh aspek permainan telah diperbaiki selama latihan.
"Tetapi, saya pikir, kami juga harus tampil baik secara keseluruhan, mulai dari bertahan, menyerang, transisi, dan set piece. Dari lima hari persiapan, kami berusaha memperbaiki semua sektor tersebut," ungkapnya.
Sebagai penghuni zona degradasi, kemenangan amat diperlukan Persijap. Mario Lemos menegaskan bahwa ia ingin timnya merengkuh poin penuh dengan permainan yang solid.
"Kami ingin menang. Tentu saja kami harus bertahan secara rapat dan juga mencetak gol. Itulah yang hendak kami tampilkan di laga besok. Kita tahu, di pertandingan terakhir kami kebobolan empat gol," tambahnya.
Kedua tim akan menjalani laga pertamanya pada Ramadan tahun ini. Situasi tersebut tak terlalu dikhawatirkan Mario Lemos. Menurutnya, Persebaya juga menghadapi situasi serupa.
"Kita tahu ini adalah awal Ramadan. Tentu saja itu akan berpengaruh pada kami dan juga Persebaya. Jika para pemain merasa lelah, saya pikir kedua tim akan merasakan itu," ucapnya.
Dengan pengalaman yang dimiliki Mario Lemos, ia percaya bahwa para pemainnya menyesuaikan diri menghadapi laga dalam suasana Ramadan ini.
"Saya sebelumnya melatih di negara muslim seperti Bangladesh dan Malaysia. Saya pikir para pemain muslim mampu mengatasinya, mereka kuat secara mental. Saya berharap besok tidak ada pemain yang merasa kesulitan karena dia menjalankan puasa," pungkasnya.
(auh/abq)











































