Laga tandang melawan Persijap Jepara akan dilakoni Persebaya pada lanjutan Super League pekan ke-22. Tekad Persijap untuk lepas dari zona degradasi dan dendam kekalahan 0-4 pada putaran pertama tentu perlu diwaspadai Bajol Ijo.
Meskipun pada pekan lalu Persijap tumbang 4-0 di kandang Malut, tetapi rekam jejak mereka di putaran kedua ini perlu diperhitungkan. Dalam dua laga kandang di paruh kedua Super League, Laskar Kalinyamat menyapu bersih enam poin atas PSM dan Madura United.
Sementara itu, pertemuan Persebaya kontra Persijap pada putaran pertama berkesudahan 4-0 bagi Bajol Ijo. Dalam pertandingan tersebut, Persebaya tampil digdaya kala melumat Laskar Kalinyamat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menaruh perhatian khusus pada Persijap. Ia mewaspadai pendekatan berbeda dari permainan Laskar Kalinyamat pada pertemuan kedua nanti.
"Persijap baru kalah 4-0 kemarin. Saya yakin mereka akan menganalisis tim kami dengan sangat baik dan mungkin akan mencoba bermain dengan cara berbeda," tutur Tavares ketika dijumpai detikJatim.
Menurut Tavares, Persijap bisa menerapkan pola permainan berbeda dari perjumpaan di putaran pertama. Selain itu, Tavares juga mewaspadai kualitas para pemain Laskar Kalinyamat.
"Bisa saja mereka mencoba menutup ruang dan mengandalkan transisi menyerang. Mereka juga punya pemain-pemain bagus, jadi kami harus sangat waspada," ujarnya menambahkan.
Pelatih asal Portugal tersebut juga menggarisbawahi motivasi tinggi skuad Persijap. Menurutnya, skema bertahan dengan transisi cepat bisa saja diterapkan sang lawan.
Selain itu, Tavares ingin anak asuhnya segera bangkit dan meningkatkan motivasi usai kalah di kandang atas Bhayangkara pekan lalu.
"Kalau sebuah tim kalah 0-4 saat tandang, pasti pemain yang bermain di pertandingan berikutnya akan berusaha tampil 200 persen. Motivasi mereka pasti sangat tinggi. Kami juga baru kalah di kandang, jadi motivasi kami juga harus sama tingginya. Kami harus mengubah situasi ini," jelas Tavares.
(auh/hil)
