Sulaiman Rizki: Dari Kereta Subuh Menuju Gol yang Melumat Vietnam

Sulaiman Rizki: Dari Kereta Subuh Menuju Gol yang Melumat Vietnam

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Selasa, 20 Jan 2026 09:36 WIB
Sulaiman berkalung medali perak AFF Futsal U-19
Sulaiman berkalung medali perak AFF Futsal U-19. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Dalam skema serangan balik, umpan Roby diterimanya. Dalam kendali tiga sentuhan, Sulaiman mengokang, menghantamkannya keras ke gawang Vietnam. Bola terdefleksi, tak mampu sedikit pun diantisipasi.

Gol tersebut diciptakan Sulaiman pada laga semi final Piala AFF Futsal U-19 menghadapi Vietnam. Dalam momen itu, emosinya mendalam dirasakannya. Ia berlarian merayakan, berselebrasi untuk gol yang dicita-citakannya. Indonesia kemudian menang 7-3 dan melaju ke final.

"Saya masih teringat dan ga nyangka bisa cetak gol waktu lawan Vietnam. Ternyata saya juga bisa ngegolin di sini, apalagi itu dilihat keluarga dan masyarakat Indonesia. Ga nyangka kalau saya bisa ngegolin di Piala AFF," ungkap Sulaiman pada detikJatim, Senin (19/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesempatan membela Timnas diketahui Sulaiman saat manajer klubnya, Moncongbulo, memberitahu bahwa ia dipanggil mengikuti seleksi. Ia mendapat undangan seleksi khusus karena termasuk pemain U-19 yang berkarier di kompetisi Pro Futsal League.

ADVERTISEMENT

"Saat itu saya dikabari manajer tim Moncongbulo, diberitahu kalau ada panggilan untuk seleknas," tuturnya.

Ketika waktu seleksi itu tiba, Sulaiman berangkat sendiri naik kereta ke Jakarta, membawa tekad untuk membuktikan kerja kerasnya di hadapan pelatih.

"Saat seleksi saya berangkat sendiri naik kereta, sampai Jakarta subuh. Saya menekankan pada diri kalau perjalanan ini berangkat sendiri, jauh dari rumah, dan ga ada teman. Ini waktunya nunjukkin kerja keras dan melakukan apa yang diinginkan oleh pelatih," imbuhnya.

Sebagaimana perasaan setiap pemain yang debut membela negara, rasa bangga menyala di benak Sulaiman. Kebahagiaan mendalam dihayatinya manakala mengenakan lambang Garuda di dada.

"Itu sebuah kebanggaan bagi saya. Itu bukan cita-cita saya saja, tapi semua atlet futsal. Apalagi di usia saya, pasti semua ingin merasakan membela Timnas. Di situ perasaan saya haru, senang, bahagia. Waktu pertandingan pertama saya sangat terharu, bisa menyanyikan Indonesia Raya, membela negara," pungkas Sulaiman.

Pada setiap lagu Indonesia Raya yang ia nyanyikan di lapangan, terselip rasa haru yang abadi. Kebanggaan yang mungkin akan ia kenang hingga usia tua nanti.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads