Sulaiman Rizki: Futsal SMA 9 Surabaya, Moncongbulo, dan Mimpi yang Dikejar

Sulaiman Rizki: Futsal SMA 9 Surabaya, Moncongbulo, dan Mimpi yang Dikejar

Dimas Linang Jati Pratondo - detikJatim
Senin, 19 Jan 2026 22:00 WIB
Sulaiman Rizki: Futsal SMA 9 Surabaya, Moncongbulo, dan Mimpi yang Dikejar
Sulaiman berkalung medali perak AFF Futsal U-19. (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Sulaiman Rizki Hidayat mencatatkan namanya sebagai satu-satunya wakil Jawa Timur yang masuk dalam skuad Timnas Futsal Indonesia untuk Piala AFF U-19 2025. Pemain yang lahir dan tumbuh besar di Surabaya itu membawa Timnas menjadi runner up pada ajang tersebut.

Kiprah futsal Sulaiman diawali dari SMA 9 Surabaya, tempat ia pertama kali menempa kemampuan. Bersama Futsal Songo, beragam kompetisi antar-SMA tingkat regional hingga nasional pernah ia jajaki dan menangkan.

"Pertama main futsal saat SMA, waktu itu kayak hanya ikut-ikutan aja dan belum terlalu menyeriusi. Di SMA 9 Surabaya pertama kali saya main futsal dan mengerti bagaimana cara bermain futsal," tutur Sulaiman pada detikJatim, Senin (19/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Futsal tak hanya menuntunnya pada rentetan trofi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sebagai pemain futsal profesional. Sulaiman menyampaikan bahwa ia semakin disiplin dalam jalan hidup yang ia tapaki.

"Dari situ saya baru tahu, ternyata kita bisa menjalani hidup ini dari futsal juga. Lebih disiplin dan lebih profesional. Ga seperti sebelumnya yang ngelakuin hal-hal yang ga penting," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Di klub Moncongbulo, karir profesional Sulaiman bermula. Penampilan impresif selama membela Kota Surabaya dalam gelaran Porprov membuat namanya dilirik untuk trial bersama klub tersebut.

"Cerita awal bisa bermain di klub Moncongbulo saat itu saya berkompetisi di Porprov mewakili Surabaya, di situ kami mendapat juara 1. Setelahnya saya ditawari trial di sana dan meskipun tidak mudah tetapi saya yakin menjalani proses itu, alhamdulillah dapat rezeki saya diterima di Moncongbulo," imbuhnya.

Menjadi bagian dari klub Moncongbulo di kompetisi Pro Futsal League memberi banyak pelajaran baru bagi diri Sulaiman. Sebagai pemain belia, hal tersebut amat berharga dalam tangga karier yang baru ia mulai.

"Di liga profesional saya dapat materi dan hal-hal baru yang sebelumnya pernah didapat. Di situ saya ingin belajar, mau ga mau itu tuntutannya karena sudah masuk di ranah profesional," imbuhnya.

Untuk waktu yang akan datang, Sulaiman bertekad ingin meningkatkan kemahirannya sebagai pemain futsal, angan yang selama ini ia dambakan.

"Ke depannya saya ingin lebih baik lagi dan bermain di tim impian. Cita-cita saya dari dulu ingin bermain di liga profesional. Orang-orang sekitar saya sejak dulu banyak yang mengatakan 'kamu punya potensi', itu menjadi dorongan buat saya jadi rajin latihan. Dari situ saya berpikir ternyata banyak yang peduli dengan saya," pungkas Sulaiman.

Dukungan banyak orang selama ini menyadarkan Sulaiman bahwa ia tak pernah seorang diri dalam menapaki mimpi.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads