LPSK Siap Terima Justice Collaborator Tragedi Kanjuruhan

LPSK Siap Terima Justice Collaborator Tragedi Kanjuruhan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 05 Nov 2022 22:31 WIB
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menjadi salah satu lembaga yang mengawal Tragedi Kanjuruhan menewaskan 135 orang. Hari ini, LPSK turut hadir memantau langsung jalannya proses autopsi dua korban Tragedi Kanjuruhan di Wajak, Kabupaten Malang.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo mengaku pihaknya membuka lebar siapa saja yang ingin mengajukan diri sebagai Justice Collaborator di kasus tragedi Kanjuruhan.

Hal itu berlaku bagi para tersangka yang nantinya ditetapkan sebagai terdakwa dalam tragedi di malam 1 Oktober 2022 lalu.

"Tetapi memang, jika ada yang termasuk sekarang menjadi tersangka dan nantinya terdakwa tetapi bukan pelaku utama silakan saja kalau mau mengajukan Justice Collaborator, akan kita assesment," ujar Hasto.

Kalau memenuhi syarat akan kita berikan perlindungan," sambung Hasto kepada wartawan ditemui di TPU Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, tempat dilaksanakan autopsi, Sabtu (5/11/2022).

Sejauh ini LPSK telah memberikan perlindungan terhadap 18 saksi dan korban. Ada sejumlah bentuk perlindungan yang diberikan. Yakni perlindungan fisik ketika ditemukan indikasi adanya ancaman serta intimidasi, serta pemberian pendampingan kepada saksi dan korban saat dilakukan pemeriksaan.

"Saksi dan korban yang dilindungi sebanyak 18 orang itu akan bertambah lagi. Bentuk perlindungannya seperti apa ? Ada perlindungan fisik karena ada indikasi ancaman atau intimidasi, ada juga kami berikan pendampingan saat pemeriksaan atau bersaksi," imbuh Wakil Ketua Susi Laningtyas saat mendampingi Ketua LPSK.

Seperti diberitakan, ada 135 orang meninggal saat Tragedi Kanjuruhan terjadi, Sabtu (1/10/2022), lalu. Mabes Polri telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus tersebut. Mereka kini sudah ditahan di Polda Jawa Timur.



Simak Video "Pilu 2 Balita di Malang, Tak Tahu Ibunya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/fat)