Plintat-plintut Komdis PSSI soal Temuan Botol Miras di Kanjuruhan

Plintat-plintut Komdis PSSI soal Temuan Botol Miras di Kanjuruhan

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 12 Okt 2022 20:13 WIB
Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing diperiksa sebagai saksi di Tragedi Kanjuruhan di Mapolda Jatim
Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing diperiksa sebagai saksi di Tragedi Kanjuruhan di Mapolda Jatim (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikJatim)
Surabaya -

Ketua Komisi Displin (Komdis) PSSI Erwin Tobing diperiksa sebagai saksi Tragedi Kanjuruhan. Usai diperiksa, ia blak-blakan siapa penemu minuman keras (miras) di Tragedi Kanjuruhan. Anehnya, Erwin menyampaikan statement yang bertolak belakang dengan apa yang pernah ia ungkap beberapa waktu lalu.

Kedatangan Erwin ini bersamaan dengan agenda pemeriksaan Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pantauan detikJatim, Erwin datang ke Gedung Ditreskrimum Polda Jatim pukul 11.18 WIB. Mengenakan kemeja putih PSSI dan bercelana hitam, Erwin turun dari dari mobil Innova warna hitam.

Sebelumnya, pada pukul 10.05 WIB Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita telah hadir lebih dahulu. Ia memenuhi panggilan sebagai salah satu tersangka Tragedi Kanjuruhan. Lukita datang ke Ditreskrimum Polda Jatim untuk memenuhi panggilan penyidik. Ini terkait pemeriksaan tambahan pengusutan Tragedi Kanjuruhan yang menelan korban 132 meninggal dunia.

Dalam kesempatan ini, Erwin mengatakan, pihaknya bukan yang pertama kali menemukan botol minuman keras di Stadion Kanjuruhan. Ia menyebut, awalnya botol-botol tersebut ditemukan polisi.

"Oh bukan saya, Labfor. Tapi saya lihat botol-botolnya pas di situ (menemukan) Labfor. Saya di situ. Bukan saya menemukan," kata Erwin Tobing kepada wartawan usai diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (12/10/2022).

Untuk itu, Erwin meminta menanyakan penemuan botol miras kepada Tim Labfor Polda Jatim saja. Karena pihak Labfor lah yang menemukan.

"Tanya ke Labfor, karena yang menemukan Labfor Polda Jatim," ungkap Erwin.

Meski demikian, ia mengaku sempat melihat puluhan botol miras di Stadion Kanjuruhan saat ditemukan polisi. Padahal saat itu, dirinya tak berniat untuk ke stadion usai Tragedi Kanjuruhan.

"Saya di situ, ada botol, ada minuman keras. Bukan saya yang menemukan. Saya bukan ke situ (stadion) pengennya, tapi ada. Tanya ke labfor. Saya hanya melihat panitia pelaksana bekerja. Ketuanya, kubnya. Kalau mengenai apa isi stadion itu ada (tim) yang lain. Jadi mengenai minuman keras bukan saya yang menemukan," tegasnya.

"Tanyakan ke Polda Jatim. Saya waktu itu di dalam gedung, saya ketemu saksi beberapa orang, terus saya tanya memang ada botol?, ini ada botol merk minuman keras," imbuh Erwin.

Pernyataan bertentangan dari Komdis PSSI. Baca di halaman selanjutnya!