Detik-detik Personel TNI Tendang Aremania Dalam Tragedi Kanjuruhan

Detik-detik Personel TNI Tendang Aremania Dalam Tragedi Kanjuruhan

Tim detikJatim - detikJatim
Rabu, 05 Okt 2022 23:28 WIB
Pangdam V Brawijaya saat temui suporter Aremania korban tendangan kungfu
Foto: Istimewa
Malang -

Salah satu Aremania sempat menjadi korban tendangan anggota TNI saat tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Aksi itu pun sempat di video salah satu suporter dan akhirnya viral di Media Sosial (Medsos).

Pendamping Hukum dari Peradi Malang Muji Laksono menceritakan bahwa korban yang bernama Muhammad Hazemi Rafsanjani (16) saat itu datang ke Stadion Kanjuruhan untuk menonton Arema FC melawan Persebaya.

"Setelah pertandingan berakhir. Ada beberapa suporter yang turun dan akhirnya Raffi (sapaan akrab korban) ikutan turun pingin ketemu sama pemain gitu, bukan membuat kerusuhan," ujar Muji kepada awak media, Rabu (5/10/2022).

Setelah itu, gesekan antara suporter dan aparat keamanan memanas hingga Raffi kembali menuju ke arah tribun. Tapi belum sampai ke tribun korban sudah mendapatkan tendangan dari salah satu anggota TNI itu.

"Selain ditendang, ada salah satu aparat yang juga melakukan pemukulan pada korban menggunakan tongkat. Akhirnya Raffi naik lagi menuju tribun. Saat di tribun ia sempat terkena gas air mata juga dan ditolong oleh teman-temannya," kata Muji.

Untungnya dalam tragedi Kanjuruhan itu, Raffi yang tinggal di wilayah Poncokusumo, Kabupaten Malang berhasil selamat dan pulang ke rumah. Setelah kejadian itu, Pangdam V/ Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto dan pelaku yang menendang datang ke rumahnya untuk meminta maaf.

"Kemarin (4/10/2022) Pangdam sama pelaku datang ke rumah korban untuk meminta maaf atas kejadian itu. Tapi dari pihak keluarga memutuskan untuk melanjutkan permasalahan ini ke ranah hukum. Ini sudah dilaporkan dan masuk tahap penyelidikan, saksi-saksi juga diperiksa sekarang," tandasnya.



Simak Video "2 Jenazah Korban Kanjuruhan Bakal Diautopsi Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)