Dear Kapolri, Aremania Minta Kapolda Jatim Dicopot

Tim DetikJatim - detikJatim
Selasa, 04 Okt 2022 14:38 WIB
Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA dan Penjelasan Polisi
Aparat menembakan gas air mata ke tribun yang menakibatkan tewasnya 125 orang di Stadion Kajuruhan (Foto: AFP via Getty Images/STR)
Malang -

Suporter Aremania menuntut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta. Aremania menyebut Nico merupakan salah satu pimpinan polisi yang bertanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan.

"Saya berharap Kapolri mencopot dan mengadili Kapolda Jatim. Kalau dicopot saja dia masih kembali berdinas. Karena nyawa yang hilang tidak bisa kembali," kata salah satu Aremania, Vigo Vernando kepada detikJatim, Selasa (4/10/2022).

Senada, Aremania lain, Dadang Indarto mengapresiasi pencopotan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Namun hal itu belum cukup, karena Kapolda juga harus turut dicopot juga karena sebagai pimpinan polisi tertinggi di Jatim.

Tak hanya mencopot, Dadang juga mendesak Kapolda Jatim diperiksa dan disanksi oleh Propam. Sebab jika dicopot semata, dia masih bisa menjabat lagi di jabatan dan tempat yang berbeda.

"Alhamdulilah (kapolres) sudah dicopot. Tapi harapan kami pimpinan harus bertanggungjawab. Harapan kami dan doa kami, Kapolda yang diperiksa Propam Polri segera ada kejelasan dan dicopot, diberi sanksi,"

"Belum puas (beberapa pejabat kepolisian dicopot). Harus ditindaklanjuti, artinya jangan asal mencopot tanpa alasan yang jelas.

"Meski kami tahu alasan kenapa dicopot, tapi kenapa harus melakukan tindakan seperti itu (menembak gas air mata), apa maksudnya? Harus dibeberkan secara gamblang. Jangan hanya copot pindah tugas atau mutasi. Menurut saya itu bukan solusi," tandas Dadang.

Sebelumnya, sebanyak 125 orang meninggal dunia menjadi korban Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10). Insiden ini berawal saat polisi melepaskan gas air mata ke arah tribun yang penuh penonton.

Akibatnya, penonton yang panik berhamburan menuju pintu keluar. Nahas, penonton tersebut terjebak dan banyak yang terinjak-injak dan kehabisan oksigen hingga meninggal dunia.



Simak Video "Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Dimutasi!"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)